Cerita Selebriti

Deolipa Yumara Bertekad Bongkar Mafia Dunia Artis di Polres Jaksel: Ternyata Ada Permainan

Editor: Atri Wahyu Mukti
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tangkapan layar kanal YouTube KH INFOTAINMENT, Selasa (23/8/2022).

TRIBUNWOW.COM - Seniman yang juga pengacara Deolipa Yumara terang-terangan mengungkapkan ada mafia  di dunia entertainment Indonesia.

Dilansir TribunWow.com melalui kanal YouTube Serba Serbi Selebriti pada Senin (29/8/2022), Deolipa Yumara menuturkan artis yang tampil di dunia entertainment hanya itu-itu saja. 

Menurut Deolipa Yumara, padahal Indonesia memiliki banyak sekali artis lainnya.  

Tangkapan layar kanal YouTube KH INFOTAINMENT, Selasa (23/8/2022).Terbaru,  Deolipa Yumara sebuta ada mafia di dunia entertainment pada Senin (29/8/2022) . (YouTube KH INFOTAINMENT)

"Ini ada mafia di dunia entertain sebenarnya, jadi kita di dunia infotainment ini ada mafia-mafia pemain-pemain entertain," kata Deolipa. 

"Sehingga orangnya yang tampil itu-itu aja, itu-itu aja, artisnya itu-itu aja." 

"Semantara artis lain itu enggak bunyi, kan banyak artis di Indonesia ini kan."

Baca juga: Sebut Gila, Deolipa Ngotot Minta Putri Candrawathi Ditahan: Kalau Enggak Saya Ngoceh-ngoceh Nih!

"Ada artis penyanyi, ada artis yang hura-hura tapi kok yang tampil itu-itu aja," sambung Deolipa. 

Deolipa bertekad akan membongkar mafia dunia entertainment di Polres Jakarta Selatan.  

"Ternyata ada permainan mari kita bongkar Polres Jakarta Selatan," kata Deolipa. 

Masih berkaitan degan kasus tersebut, Deolipa telah melaporkan artis Angel Lelga atas kasus dugaan pidana penipuan dan penggelapan uang. 

Diduga Angel Lelga terlibat mafia dunia entertain.

Karena mafia tersebut, Deolipa mengaku mengalami kerugian hingga miliaran rupiah.

Baca juga: Isi Chat Feni Rose yang Dianggap Sebut Kata-kata Tak Pantas hingga Deolipa Geram dan Lapor ke Polisi

"Saya enggak pernah ngitung kerugian, soalnya saya orang kaya kan, Rp 5-6 miliar lah," ujar Deolipa. 

"Rp 1,2 miliar katanya buat produser-produser, TV-TV tapi bohong." 

"Baru Rp 3 miliar Tas Hermes kita juga mikir, waktu kita kasih duit kita mikir mana ada Tas Hermes Rp 3 miliar, mana ada tas sekecil itu Rp 3 miliar." 

Halaman
123