TRIBUNWOW.COM - Inilah sosok Aboe Bakar Alhabsyi jadi sorotan setelah handphonenya berbunyi Sayang saat rapat kerja Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Rabu (24/8/2022) lalu.
Rapat kerja komisi III dan Kapolri yang membahas kasus Ferdy Sambo mendadak heboh setelah suara sayang muncul di tengah tengah sesi pertanyaan.
Adapun diketahui suara sayang bocor dari handphone milik politisi PKS bernama Aboe Bakar Alhabsyi.
Baca juga: VIDEO Momen Polwan Usap Matanya seusai Ferdy Sambo Dipecat dari Polri Terekam Kamera
Lalu siapa sosok Aboe Bakar Alhabsyi ini?
Melansir dari berbagai sumber, Aboe Bakar Al-Habsy adalah seorang anggota DPR RI yang telah cukup lama aktif mewarnai dunia perpolitikan Indonesia.
Pria kelahiran asli Jakarta ini sudah aktif berorganisasi semenjak masih berstatus pelajar.
Bahkan pada tahun 2004 beliau terpilih untuk duduk di kursi DPR mewakili daerah pemilihan Kalimantan Selatan dengan 52.473 suara, dan kemudian terpilih untuk masa jabatan kedua pada tahun 2009.
Habib Aboe Bakar Alhabsyi sendiri merupakan kader partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Selama masa jabatannya, Aboe Bakar Alhabsyi memiliki beberapa hal yang ingin dilakukan dan dicapai antara lain memperjuangkan pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi, mengawasi pemerintahan, dan meningkatkan kinerja aparatur negara.
Namanya pun kian dikenal di ranah publik kala terdapat wacana bahwa Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat akan memanggil Kapolda dan Gubernur Kalimantan Tengah terkait aksi penghadangan terhadap delegasi Front Pembela Islam (FPI) di Bandara Cilik Riwut, Palangkaraya maupun di Kuala Kapuas pada bulan Februari 2012 silam.
Aboe Bakar saat itu berusaha mengingatkan FPI agar tidak melakukan tindakan-tindakan anarkis.
Sebagai anggota Komisi III DPR RI yang membidangi masalah hukum, ia menyatakan bahwa keinginan FPI untuk membuka cabang di Kalteng harus disertai izin dari pemerintah setempat serta tidak bertentangan dengan budaya masyarakat di daerah tersebut.
Baca juga: VIDEO Motif Pembunuhan Brigadir J Mengerucut, Penjelasan Kapolri dengan Pengacara Ada Kemiripan
Selain itu, di tahun 2012 saat koalisi Partai Demokrat diisukan hendak mengeluarkan PKS karena kader-kadernya kerap tak sependapat dengan kader partai-partai lain.
Aboe Bakar yang menjabat sebagai Ketua DPP PKS pun dengan tegas menyangkal isu tersebut karena menurutnya koalisi yang dibangun dengan susah payah tak akan mungkin dirombak begitu saja.
Selain itu, Aboe Bakar juga banyak mengungkapkan keprihatinannya dan meminta polisi dan TNI jujur mengungkap kasus kekerasan di Rutan Salemba agar publik dan pihak-pihak terkait merasa aman.
Baca juga: Terungkap Sumber Suara Sayang saat Rapat DPR RI, Aboe Bakar Alhabsyi Kini Dilaporkan ke MKD
Riwayat Pendidikan
S1 , STIE Bisnis Indonesia. Tahun: -
DIPLOMA , . Tahun: -
SD , SD Negeri 03 Tanah Abang. Tahun: 1973 - 1979
SMP , SMP Negeri 18 Jakarta. Tahun: 1979 - 1982
SMA , SMA Negeri 7 Jakarta. Tahun: 1982 - 1985
S2 , STIE Bisnis Indonesia Jakarta. Tahun: 2003 - 2007
Riwayat Pekerjaan
DPR RI, Sebagai: anggota. Tahun: 2019 - 2014
Anggota komisi III DPR RI , Sebagai: anggota. Tahun: 2014 - 2019
DPR RI, Sebagai: anggota. Tahun: 2004 - 2009
Yayasan Haji Ummul , Sebagai: Direktur . Tahun: -
Riwayat Organisasi
Partai Keadilan Sejahtera , Sebagai: ketua Bid. Wilda Kalimantan . Tahun: 2015 - skrg
PAHAM Indonesia , Sebagai: pembina . Tahun: 2015 - skrg
Lumbung Informasi Rakyat, Sebagai: pembina. Tahun: 2015 - skrg
Partai Keadilan sejahtera , Sebagai: wasekjend . Tahun: 1999 - 2004
Pelajar Islam Indonesia , Sebagai: pengurus daerah Jakarta . Tahun: 1982 - 1988
Ikatan Osis Se-Jakarta , Sebagai: Ketua . Tahun: 1982 - 1985
pramuka , Sebagai: dewan penggalang . Tahun: 1980 - 1982
Baca juga: VIDEO Putri Chandrawathi Bisa 2 Kali Lolos Penahanan meski Sudah Jadi Tersangka, Ini Alasannya
Lebih jauh, Aboe Bakar Alhabsyi dilaporkan oleh masyarakat atas nama Melky Hadomuan Frans, dan Ginza Pratama Rumahorbo pada Kamis (25/8/2022) dilansir dari Tribunnews.com.
Laporan dibuat atas dugaan panggilan telepon tidak patut saat rapat dengar pendapat (RDP) berlangsung antara Komisi III dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Potongan video mengenai kejadian itu juga viral di media sosial.
"Kami membuat pengaduan terhadap anggota Komisi III DPR RI yakni Habib Aboe Bakar Alhabsyi ke MKD DPR RI terkait telepon tidak patut saat rapat Komisi III," kata pelapor dalam surat pengaduan tersebut.
Telepon tidak patut tersebut adalah adanya suara misterius dari seorang perempuan berbicara kata 'sayang' saat RDP dengan Kapolri, Rabu (24/8/2022) kemarin.
"Tiba-tiba dari selulernya (HP) terdengar suara wanita yang berkata 'sayang' yang belum tentu juga wanita tersebut sebagai istrinya," terang dia.
Berkenaan dengan hal tersebut, Melky selaku masyarakat melaporkan kejadian tersebut ke MKD untuk diusut dan ditindaklanjuti.
Dirinya berharap MKD bisa merespons pengaduan masyarakat yang mereka sampaikan.
"Kami melaporkan hal tersebut kepada MKD DPR RI untuk mengusut tuntas kejadian dan ditindaklanjuti agar dilakukan penertiban terhadap yang bersangkutan demi menjaga marwah DPR sebagai wakil dari rakyat," pungkasnya.
Wakil Ketua MKD DPR RI Habiburokhman membenarkan adanya laporan tersebut masuk ke MKD. MKD kata dia akan mempelajari laporan tersebut. Namun ia mengaku heran soal apa yang dilanggar oleh Habib Aboe.
"Saya baru dapat laporan dari staf sore tadi.
Besok baru kami pelajari apa substansi laporan tersebut," terang Habiburokhman. (*)
Tonton video terkait Brigadir J dan Peristiwa Menarik Lainnya di YouTube TribunWow.com
Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com dengan judul Sosok Aboe Bakar Alhabsyi Hpnya Berbunyi Sayang Saat Rapat Kerja Kapolri, Anggota DPR RI Fraksi PKS