Konflik Rusia Vs Ukraina

Detik-detik Warga Ukraina Ditembaki Tentara Rusia saat Ambil Air Minum, 8 Orang Tewas

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Serangan pasukan militer Rusia ke Novodruzhesk, Selasa (28/6/2022).

TRIBUNWOW.COM - Pasukan militer Rusia disebut telah menembaki para warga Ukraina ketika korban sibuk mengisi persediaan air bersih mereka.

Informasi ini diungkapkan oleh Gubernur Luhansk, Serhiy Haidai pada Selasa (28/6/2022).

Dikutip TribunWow.com dari skynews, serangan tentara Rusia tersebut diketahui dilakukan menggunakan peluncur granat.

Baca juga: VIDEO - Detik-detik Markas Tentara Ukraina Hancur Ditelan Meriam Tersembunyi Akatsiya Rusia

"Hasilnya, delapan orang tewas di tempat termasuk satu anak-anak," ungkap Haidai.

"21 orang lainnya mengalami luka-luka."

Haidai mengatakan, korban luka-luka kini dibawa ke Kramatorsk.

Menurut keterangan Haidai, para tentara Rusia secara sengaja menembaki tiga stasiun pompa sekaligus dua terowongan yang menghubungnkan dua area Kota Novodruzhesk.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memiliki target untuk mengakhiri konflik melawan Rusia di akhir tahun 2022 ini.

Keinginan Zelensky ini ia ungkapkan saat berbicara dengan para pimpinan negara anggota G7, Senin (27/6/2022).

Dikutip TribunWow.com dari rt.com, alasan yang mendasari Zelensky ingin segera mengakhiri konflik diketahui bukan karena hendak melakukan negosiasi damai.

Zelensky mengatakan, pasukan militer Ukraina akan menghadapi kesulitan jika harus berperang melawan tentara Rusia saat musim dingin tiba.

Maka dari itu ia ingin para anggota G7 membantu supaya Ukraina bisa unggul atas Rusia sebelum musim dingin tiba.

Baca juga: Rusia Bersedia Akhiri Perang Ukraina jika Zelensky Lakukan Hal Ini, Jubir Putin: Semua akan Selesai

Zelensky kemudian meminta agar para anggota G7 memberikan sanksi yang lebih berat kepada Rusia.

Menurut penasihat keamanan nasional Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, yakni Jake Sullivan, Zelensky disebut meyakini konflik yang berkepanjangan tidak akan menguntungkannya.

"Dia (Zelensky) sangat fokus untuk mencoba memastikan Ukraina berada di posisi yang menguntungkan di medan perang," kata Sullivan.

Halaman
1234