Konflik Rusia Vs Ukraina

Zelensky Peringatkan Rusia akan Semakin Brutal Serang Ukraina karena Alasan Ini: Jelas Sekali

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Potret Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky saat meninjau garis depan medan perang di Donetsk, Februari 2021.

TRIBUNWOW.COM - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky meyakini pasukan militer Rusia akan semakin intensif melakukan serangan pada minggu ini.

Bukan tanpa alasan, Zelensky mengatakan semua ini karena kemungkinan Ukraina bergabung dengan Uni Eropa semakin besar.

Dikutip TribunWow.com dari sky news, Rusia sendiri telah berkali-kali menyatakan ketidaksetujuan Ukraina bergabung dengan Uni Eropa.

Baca juga: Pernah Tembakkan 200 Peluru ke Tentara Rusia Seharian Penuh, Ini Curhatan Pasukan Artileri Ukraina

Baca juga: Prediksi Rusia akan Lawan Eropa, Ukraina Bersiap Hadapi Serangan Dahsyat seusai Bergabung dengan UE

Namun negara-negara barat mendukung penuh keinginan Ukraina bergabung dengan Uni Eropa.

"Sudah jelas, minggu ini kita memperkirakan Rusia akan meningkatkan aktivitas serangan," ujar Zelensky, Minggu (19/6/2022).

"Kami bersiap, kami siap," ucapnya.

Di sisi lain, Presiden Rusia Vladimir Putin sempat menyampaikan dirinya tidak keberatan terhadap niat Ukraina bergabung dengan Uni Eropa.

Namun ia juga menyoroti bagaimana hubungan Uni Eropa dan Ukraina akan menghambat tujuan Rusia menjaga Ukraina tetap netral tidak bergabung ke blok barat.

Para pimpinan Uni Eropa akan mempertimbangkan status keanggotaan Ukraina pada pertemuan tingkat tinggi di hari Kamis (23/6/2022) dan Jumat (24/6/2022) mendatang.

Sebagai informasi, jika nanti disetujui, proses Ukraina menjadi anggota resmi Uni Eropa membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk selesai.

Baca juga: Diminta Duduk di Kursi Pendek hingga Harus Mendongak, Eks PM Inggris Ngaku Pernah Dipermalukan Putin

Di sisi lain, seorang juru bicara Kremlin mengatakan Rusia mengikuti dengan cermat proposal Kyiv, terutama mengingat akan adanya peningkatan kerja sama pertahanan di antara negara-negara anggota.

Keputusan UE yang mendukung keanggotaan utama Kyiv akan menempatkan Ukraina di jalur yang tepat untuk mewujudkan aspirasi yang tidak dapat dijangkau oleh bekas republik Soviet sebelum invasi Rusia.

"Seluruh generasi berjuang untuk kesempatan melarikan diri dari penjara Uni Soviet dan, seperti burung bebas, terbang ke peradaban Eropa," kata ketua parlemen Ukraina, Ruslan Stefanchuk, dalam sebuah pernyataan, Minggu (19/6/2022).

Sementara itu, di medan perang, pasukan Rusia melanjutkan upaya mereka untuk mengambil kendali penuh atas wilayah Donbas timur.

Pertempuran sengit berlanjut di Severodonetsk, di mana pejabat lokal mengakui Rusia sekarang sudah menguasai sebagian besar kota.

Halaman
1234