Anak Ridwan Kamil Hilang

Ridwan Kamil: Saya Peluk dan Mandikan Anak Saya, Mengazankan di Telinga Persis saat Eril Lahir

Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Potret keluarga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, sang putra sulung Emmeril Khan Mumtadz (kanan), putri keduanya Camillia Laetitia Azzahra (dua dari kanan) dan sang istri, Atalia Praratya. Terbaru, Ridwan Kamil mengaku sangat bersyukur diberi kesempatan memulasara jenazah Eril, yang sudah ditemukan pada Kamis (8/6/2022).

TRIBUNWOW.COM - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku sangat bersyukur masih diberi kesempatan memulasara jenazah anaknya, Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril.

Selain memulasara jenazah sang anak, Ridwan Kamil juga memberikan kesaksian terkait kondisi Eril yang ternyata masih utuh meski berada dalam Sungai Aare selama 14 hari.

Dilansir TribunWow.com, pernyataan ini dibagikannya melalui unggahan di akun @ridwankamil, Jumat (10/6/2022).

Baca juga: Sampai Tutup Mulut, Atalia Menangis Video Call Ridwan Kamil yang Telah Mandikan Jasad Eril: Ya Allah

Suami Atalia Praratya ini mengaku telah memeluk sang anak, dan mengumandangkan bacaan azan di telinganya.

"ALHAMDULILLAH YA ALLAH

Akhirnya Engkau memberikan kesempatan saya untuk kembali memeluk, membelai dan memandikan anak saya sesuai syariat Islam, juga mengadzankan dengan sempurna di telinganya persis seperti sat Eril lahir," tulis Ridwan Kamil.

Kemudian, ia juga menuturkan kondisi jenazah Eril yang ditemukan selang 14 hari dari kejadian menghilangnya sang anak.

Sebagai informasi, jenazah Eril ditemukan di Bendungan Engelhalde, Bern, sekitar 5 km dari lokasi awal.

Adapun penemuan ini dianggap sebagai mukjizat oleh Ridwan Kamil.

Pasalnya, pemuda 23 tahun itu ditemukan dalam kondisi badan yang masih utuh.

Bahkan, Ridwan Kamil menyatakan jasad Eril berbau harum seperti daun kayu putih.

"MASYA ALLAH

Walau sudah lewat 14 hari, jasadnya masih utuh lengkap tidak kurang satu apapun, wajah rapih menengok ke kanan dan saya bersaksi, jasad Eril wangi seperti wangi daun eucalyptus.

Sungguh mukjizat kecil yang sangat kami syukuri.

Maha Besar Allah, atas ijinMu, selama 14 hari sungai Aare benar-benar melindungi dan mensucikan jasadnya dari marabahaya."

Halaman
123