Ada klaim bahwa Putin sedang berjuang melawan kanker darah, tiroid atau perut, dan penyakit Parkinson tahap awal.
Ia telah dilaporkan menderita sejumlah masalah kesehatan dan telah tampak melemah di tengah invasi ke Ukraina.
Gejala ini terlihat dari saat Putin mengenakan selimut tebal di sebuah parade hingga tampak gemetar tak terkendali saat rapat.
Dan penundaan mendadak terbaru ini hanya akan memicu desas-desus tersebut.
Beberapa sumber mendapat kredibilitas di Barat juga mengatakan Putin telah menjalani pengobatan kanker selama perang.
Namun Kremlin mengatakan Presiden dalam kondisi yang prima, dengan Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov baru-baru ini membantah bahwa Putin sakit.
Baca juga: Tak Puas Dengan Putin, Pejabat Tinggi dan Elit Rusia Dikabarkan Sudah Rencanakan Kudeta
Baca juga: Operasi Kanker, Putin akan Serahkan Rusia ke Tangan Mantan KGB Arsitek Perang Ukraina
Kesehatan Putin Dikabarkan Memburuk
Sebelumnya, Putin dikabarkan telah menjalani operasi untuk mengeluarkan cairan dari perutnya
Sebuah saluran Telegram anti-Rusia mengklaim kesehatan Presiden 69 tahun itu makin memburuk dari hari ke hari.
Meski operasinya berjalan lancar, masih banyak kekhawatiran menggantung mengenai kondisi kesehatannya dan nasib Rusia.
Dilansir TribunWow.com dari Metro, Rabu (18/5/2022) spekulasi tentang kesehatan buruk presiden Rusia telah meningkat sejak dia menginvasi Ukraina.
Bahkan, sebuah laporan menyatakan dia akan menjalani operasi kanker dalam waktu dekat.
Menurut sebuah posting yang dibagikan di Generall SVR, Putin dikatakan menggunakan teknologi palsu dan grafik komputer untuk menciptakan ilusi kehadirannya selama pertemuan online dengan dewan keamanannya pekan lalu.
Unggahan itu lebih lanjut menuduh beberapa pejabat tahu apa yang terjadi, sementara yang lain sangat takut pada Putin sehingga mereka tidak bisa membiarkan 'pemikiran penggantian'.