Konflik Rusia Vs Ukraina

Hubungi Pengacara, Tentara Rusia di Ukraina Protes Sudah Berbulan-bulan Tak Bertemu Istri

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ekspresi dingin tentara Rusia saat menerima penghargaan dari Wakil Menteri Pertahanan Rusia atas jasa di konflik Rusia-Ukraina. Ilustrasi tentara Rusia korban konflik di Ukraina.

"Cepat sembuh," ucap Putin sembari menyalami kedua tentara tersebut.

Di sisi lain, sebuah sindiran disampaikan oleh anggota militer Ukraina kepada pemerintahan Rusia.

Anggota militer Ukraina, Kolonel Volodymyr Liamzin menyebut Rusia memperlakukan rakyatnya sendiri layaknya sampah.

Sindiran ini bermula dari temuan jasad tentara Rusia di hutan yang terletak di sekitar Kyiv/Kiev.

Dikutip TribunWow.com dari bbc.com, diketahui ada banyak mayat tentara Rusia yang ditemukan di sekitar Kyiv.

"Mayat yang kita temukan menunjukkan (Rusia) memperlakukan rakyat mereka seperti sampah," ujar Liamzin.

"Mereka tidak memerlukan tentara mereka, mereka membuangnya ke sini."

Liamzin menyebut, jasad para tentara Rusia itu ditelantarkan begitu saja sementara itu pasukan mereka mundur dari Kyiv.

Jasad tentara Rusia yang ditemukan kemudian disimpan di sebuah kereta pendingin untuk disimpan.

Pihak Ukraina mengatakan, mereka nantinya ingin mengembalikan jasad-jasad tentara tersebut kembali ke keluarga mereka.

Namun menurut Ukraina, pemerintah Rusia tidak menunjukkan ketertarikan atau keinginan untuk mengambil mayat-mayat tersebut.

Sebelumnya beredar sebuah video menampilkan pemerintah Ukraina menyimpan jasad para tentara Rusia.

Video ini dirilis pada Jumat (20/5/2022) setelah adanya laporan menyatakan Presiden Rusia Vladimir Putin telah kehilangan 30 ribu tentaranya dalam konflik di Ukraina. (TribunWow.com/Anung/Via)

Berita terkait Konflik Rusia Vs Ukraina