TRIBUNWOW.COM - Kementerian Pertahanan Rusia mengungkapkan data korban dalam konflik melawan pasukan Ukraina yang terjadi di Donbas.
Kemenhan Rusia menyatakan Ukraina menderita kekalahan yang signifikan terutama dalam sektor personil, senjata dan peralatan militer.
Dikutip TribunWow.com dari The Guardian, Ukraina disebut kehilangan dua jet tempur MiG-29, 1 helikopter Mi-8, serta 11 drone.
Baca juga: Rusia Buka-bukaan soal Pemicu Krisis Pangan Dunia, Milisi Ukraina Bakar Persediaan Gandum
Baca juga: Hubungi Pengacara, Tentara Rusia di Ukraina Protes Sudah Berbulan-bulan Tak Bertemu Istri
Rusia juga mengklaim telah menewaskan 480 prajurit Ukraina.
Selain itu, pasukan militer Rusia mengklaim telah berhasil menghancurkan pabrik baja di Kharkov menggunakan misil berakurasi tinggi.
Pabrik baja di Kharkov tersebut diketahui digunakan oleh pasukan militer Ukraina untuk memperbaiki dan merestorasi tank mereka.
Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengklaim telah membuat lebih banyak kemajuan untuk sepenuhnya merebut Donbass, pada hari Selasa (7/6/2022).
Rusia dikataka telah berhasil menguasai 15 wilayah permukiman baru-baru ini.
Termasuk Svyatogorsk, di mana pasukan Ukraina berhasil didesak mundur oleh Rusia.
Dilansir TribunWow.com dari RT, Selasa (7/6/2022), Svyatogorsk terletak di tepi kiri sungai Severny Donets diklaim oleh Republik Rakyat Donetsk (DPR) sebagai bagian dari wilayahnya.
Pekan lalu, Skete of All Saints, sebuah biara kayu bersejarah yang terletak di kota itu, dibakar dan rata dengan tanah.
Rusia menuduh pasukan Ukraina sengaja membakarnya untuk menutupi mundurnya mereka.
Namun, Pejabat Ukraina balas menyalahkan pasukan Rusia atas insiden tersebut.
Pada hari Senin, Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim bahwa pasukan Ukraina telah meledakkan sebuah jembatan di daerah yang sama.
Serangan ini memutuskan hubungan jalan terpendek antara bagian utara utama pemukiman dan sisa wilayah DPR.