TRIBUNNEWS.COM - Persebaya Surabaya harus menjalani laga berat di Piala Presiden 2022, lantaran berada di grup neraka bersama para klub papan atas lainnya.
Diketahui, pesaing Persebaya Surabaya di Grup C Piala Presiden 2022 adalah Bali United, Persib Bandung, dan Bhayangkara FC, yang pada Liga 2021 berhasil berada di posisi tiga teratas klasemen.
Menanggapi hasil drawing Piala Presiden 2022 oleh PSSI, pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso justru merasa klubnya diuntungkan berada di grup neraka.
Baca juga: Rivalitas Abadi Klub Jawa Timur, Persebaya Surabaya Aktif Cari Striker Anyar, Arema FC Masih Diam?
Nantinya, Grup C Piala Presiden 2022 bakal menggelar seluruh pertandingan di Bandung yang notabene markas pasukan Robert Alberts.
Hasil undian yang cenderung berat bagi skuat Persebaya ini ditanggapi positif oleh Aji Santoso.
Hal ini dapat dikatakan berat karena Persebaya ditinggal banyak pemain pasca berakhirnya Liga 1.
Seperti empat penggawa asing dan banyak lagi pemain lokal yang memilih berpisah dengan klub berjuluk Bajul Ijo.
Hengkangnya banyak pemain tersebut, diganti manajemen Bajul Ijo dengan merekrut amunisi yang masih berusia muda.
Manajemen Bajul Ijo nampak yakin dengan tangan dingin Aji dalam menciptakan komposisi pemain yang diharapkan bisa menjadi andalan beberapa musim kedepan.
Meskipun Bajul Ijo saat ini dihuni pemain muda, Aji tetap menatap optimis mengenai peluang Bajul Ijo lolos fase grup C.
Ia memastikan seluruh elemen Bajul Ijo akan memberikan kemampuan terbaiknya.
"Tetap kami akan berusaha semaksimal mungkin meskipun dengan pemain-pemain yang baru," buka Aji Santoso dikutip dari laman Tribun Jabar.
"Saya tekankan kalau bisa lolos group kenapa enggak, saya akan berusaha maksimal untuk bisa lolos group minimal," tambahnya.
Arsitek berusia 52 tahun ini mempunyai tujuan tersendiri dalam keikutsertaan Bajul Ijo di turnamen pramusim.
Baca juga: Nasib Sial Persebaya Surabaya: 3 Kali Gagal Datangkan Penyerang Asing, Berikut Nama-namanya
Menurutnya, turnamen ini dapat dijadikan sebagai ajang ujian mentalitas sebelum menatap kompetisi Liga 1 2022.