Konflik Rusia Vs Ukraina

Tinggalkan Istri dan Anak, Pria Inggris Pilih Kabur dengan Gadis Ukraina yang Mengungsi di Rumahnya

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kolase sosok Tony Garret (29) bersama kekasih barunya dari Ukraina, Sofiia Karkadym, (kiri) dan istrinya Lorna Garret, Senin (23/5/2022). Tony meninggalkan istri dan dua anaknya demi bersama Sofiia yang mengungsi dari Ukraina ke rumahnya di Inggris.

"Dia tidak peduli dengan kehancuran yang ditinggalkan. Semua yang saya tahu telah berubah dalam waktu dua minggu."

Lorna mengatakan bahwa ia sempat ragu untuk menampung Sofiia.

Namun kemudian ia merasa itu adalah hal yang benar setelah melihat situasi mengerikan di Ukraina lewat berita.

"Saya memutuskan itu adalah hal yang benar untuk dilakukan untuk meletakkan atap di atas kepala seseorang dan membantu mereka ketika mereka sangat membutuhkan," kata Lorna.

"Dan beginilah cara Sofiia membayarku karena memberinya rumah."

Tony mengaku merasa cocok dengan Sofiia yang langsung dengan mudah beradaptasi di keluarganya.

Keduanya berbagi hobi dan merasa memiliki koneksi yang dalam satu sama lain.

Saat pasangan itu semakin dekat, Lorna menjadi sangat cemburu dan mulai mempertanyakan mengapa Sofiia mengikuti Tony sepanjang waktu.

"Suasananya menjadi sangat buruk dan Sofiia mengatakan kepada saya bahwa dia tidak tahu apakah dia dapat terus tinggal bersama kami dalam keadaan seperti ini," kata Tony.

"Lorna tidak pernah begitu antusias memiliki pengungsi di rumah kami karena itu berarti gadis-gadis itu harus pindah ke satu ruangan."

Segalanya memuncak setelah perselisihan yang meledak-ledak di antara para wanita itu membuat Sofiia menangis dan mengatakan bahwa dia tidak bisa lagi tinggal di rumah mereka.

Tony mengaku ada sesuatu di dalam dirinya yang mendorong untuk meninggalkan sang istri.

Pasangan itu kemudian mengemasi tas mereka dan pindah bersama ibu dan ayah Tony.

Setelah hubungan 10 tahun mereka berakhir dalam waktu hanya 10 hari, Tony mengatakan bahwa dia merasa tidak enak menegaskan bahwa Lorna tidak bersalah.

"Saya sangat menyesal atas apa yang dialami Lorna, ini bukan salahnya dan ini bukan tentang kesalahan apa pun yang dia lakukan," ujar Tony.

Halaman
1234