Konflik Rusia Vs Ukraina

Kekacauan Mulai Terjadi di Pemerintahan Putin, Para Elite Rusia Dikabarkan Siap Melarikan Diri

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Rusia Vladimir Putin saat menghadiri parade perayaan hari kemenangan di Moskow, Senin (9/5/2022). Terbaru, orang-orang di lingkaran Putin dikabarkan bersiap melarikan diri, Kamis (19/5/2022).

"Sepertinya setelah dua minggu perang, akhirnya Putin sadar bahwa dia benar-benar disesatkan. Departemen yang dinilai takut akan tanggapannya, tampaknya hanya memberi tahu Putin apa yang ingin dia dengar," tulis jurnalis investigasi Rusia Irina Borogan dan Andrei Soldatov. dalam laporan CEPA.

Namun, hingga saat ini, pihak berwenang Rusia belum mengkonfirmasi laporan bahwa Beseda ditangkap sebagai tahanan rumah.

Beseda merupakan satu dari sejumlah pejabat Rusia yang menjadi sasaran sanksi yang diterapkan oleh AS, Inggris, dan Uni Eropa pada 2014, di tengah kerusuhan di Ukraina dan pendudukan Rusia di Krimea.

Pada hari Sabtu, seorang pejabat AS mengatakan kepada The Wall Street Journal bahwa laporan tentang Beseda yang ditempatkan di bawah tahanan rumah adalah merupakan informasi kredibel.

Pihaknya juga menambahkan bahwa pertengkaran telah pecah antara FSB dan Kementerian Pertahanan Rusia mengenai invasi ke Ukraina.

Vladimir Osechkin, seorang aktivis hak asasi manusia Rusia yang diasingkan, mengkonfirmasi penangkapan itu.

Ia menambahkan bahwa petugas FSB telah mencari lebih dari 20 alamat di sekitar Moskow dari sesama petugas FSB yang dicurigai melakukan kontak dengan wartawan.

"Dasar formal untuk melakukan penggeledahan ini adalah tuduhan penggelapan dana yang dialokasikan untuk kegiatan subversif di Ukraina. Alasan sebenarnya adalah informasi yang tidak dapat diandalkan, tidak lengkap, dan sebagian palsu tentang situasi politik di Ukraina," kata Osechkin.

Osechkin mengunggah laporan tentang situasi tersebut yang diduga ditulis oleh analis dari FSB dalam beberapa pekan terakhir di situs Gulagu.ru-nya.

"Sekarang mereka secara metodis menyalahkan kami (FSB). Kami ditegur karena analisis kami," tutur analis FSB tersebut.

Sejumlah pejabat Rusia tambahan telah dicopot dari posisi mereka di tengah perang di Ukraina, termasuk Jenderal Roman Gavrilov.

Namun kabar ini masih simpang siur dengan laporan media Rusia yang terpecah tentang apakah dia dipecat atau mengundurkan diri. (TribunWow.com/Via)

Berita terkait Konflik Rusia Vs Ukraina