Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Invasi Rusia ke Ukraina Hari ke-62, Moldova Diserang hingga Sekjen PBB Temui Putin

Sejumlah peristiwa penting terjadi pada hari ke-62 invasi Rusia ke Ukraina, Selasa (26/4/2022).

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
Alexander Nemenov / AFP
Tentara Rusia berpatroli di sebuah teater di Mariupol, Ukraina pada 12 April 2022. Berikut sejumlah poin penting di hari ke-62 invasi Rusia ke Ukraina, Selasa (26/4/2022). 

TRIBUNWOW.COM - Sejumlah peristiwa penting terjadi pada hari ke-62 invasi Rusia ke Ukraina, Selasa (26/4/2022).

Harapan perdamaian muncul dari campur tangan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang hari ini dijadwalkan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin.

Sementara itu, di tengah situasi konflik yang makin memanas, ledakan terjadi wilayah di negara tetangga Ukraina, Moldova.

António Guterres, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam konferensi PBB mencari Rp 8,5 triliun untuk memenuhi kebutuhan Afghanistan pada Seni (13/9/2021).
António Guterres, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam konferensi PBB pada Senin (13/9/2021). (YouTube/Global News)

Baca juga: Datangi Putin ke Moskow, PBB Turun Tangan Langsung Atasi Konflik Rusia dan Ukraina

Baca juga: Joe Biden Sebut Vladimir Putin Lakukan Genosida di Ukraina, PBB Beri Peringatan Berikut

Dilansir The Guardian, berikut sejumlah poin penting dari invasi Rusia ke Ukraina yang dirangkum TribunWow.com.

Kondisi Konflik

Menurut laporan intelejen Kementerian Pertahanan Inggris, pasukan Rusia kemungkinan akan berusaha mengepung posisi Ukraina yang dijaga ketat di timur.

Kota Kreminna di wilayah Luhansk, dilaporkan telah jatuh, dan pertempuran sengit dilaporkan terjadi di selatan Izium, di provinsi Kharkiv.

Disebutkan pasukan Rusia berusaha maju menuju kota Sloviansk dan Kramatorsk dari utara dan timur.

Sementara itu, Kementerian pertahanan Rusia telah mengklaim bahwa semalam, empat fasilitas militer Ukraina terkena rudal presisi tinggi berbasis udara.

Target penembakan ini termasuk dua depot amunisi di Kharkiv.

Rusia juga mengatakan bahwa mereka telah membunuh sekitar 500 personel musuh serta melumpuhkan sistem pertahanan udara.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, sempat mengatakan bahwa dunia berisiko menghadapi perang dunia ketiga.

Serangan di Moldova

Dewan keamanan wilayah Transnistria yang memisahkan diri dari Moldova telah melaporkan serangan teroris terhadap sebuah unit militer di dekat kota Tiraspol.

Insiden ini disusul penghancuran dua antena radio era Soviet yang terjadi pagi ini.

Halaman 1/3
Tags:
Konflik Rusia Vs UkrainaUkrainaVladimir PutinMoldovaRusiaVolodymyr Zelensky
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved