Konflik Rusia Vs Ukraina
Kadyrov Pastikan Mariupol Jatuh Hari Ini Juga, akan Jadi Kemenangan Besar Pertama Rusia
Panglima perang Chechnya Ramzan Kadyrov yakin Rusia akan merebut kota pelabuhan utama Ukraina Mariupol hari ini, Kamis (21/4/2022).
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Panglima perang Chechnya Ramzan Kadyrov yakin Rusia akan merebut kota pelabuhan utama Ukraina Mariupol hari ini, Kamis (21/4/2022).
Sebelumnya, Kiev juga telah memperingatkan bahwa pasukannya tidak dapat bertahan lebih lama lagi.
Jika berhasil, Mariupol akan menjadi kota pertama yang dikuasai sekaligus menjadi kemenangan besar bagi Rusia.
Baca juga: Peringatannya Tak Digubris, Rusia Kembali Ultimatum Pasukan Ukraina di Pabrik Baja Mariupol
Baca juga: Sampai Kerahkan Kekuatan Militer ke Mariupol, Mengapa Rusia Anggap Kota Kecil di Ukraina Berharga?
Dilansir TribunWow.com dari Sky News, kota Mariupol telah menjadi target utama Rusia sejak perang di Ukraina dimulai hampir dua bulan lalu.
Kadyrov yang pasukannya bertempur di Ukraina, menyatakan Mariupol akan jatuh hari ini.
"Sebelum jam makan siang, atau setelah makan siang, Azovstal akan sepenuhnya berada di bawah kendali pasukan Federasi Rusia," ucap Kadyrov.
Benteng terakhir perlawanan Ukraina berbasis di sekitar pabrik baja Azovstal, di mana diperkirakan 1.000 warga sipil telah berlindung dari penembakan dan serangan rudal.
Menjelang kejatuhannya, Presiden Rusia Vladimir Putin membatalkan rencana untuk menyerbu pabrik, dan sebaliknya menyerukan agar pabrik itu diblokade.
"Saya menganggap usulan penyerbuan zona industri tidak perlu," kata Putin kepada menteri pertahanan Sergei Shoigu dalam pertemuan yang disiarkan televisi di Kremlin.
"Aku memerintahkanmu untuk membatalkannya."
Dia mengatakan keputusannya untuk tidak menyerbu pabrik Azovstal dimotivasi oleh keinginan untuk melindungi nyawa tentara Rusia.
"Tidak perlu naik ke katakombe ini dan merangkak di bawah tanah melalui fasilitas industri ini," ujar Putin.
"Blokir kawasan industri ini agar lalat tidak bisa lewat."
Putin juga meminta pejuang Ukraina yang tersisa di Azovstal untuk menyerah, ia berjanji Rusia akan memperlakukan mereka dengan hormat dan akan memberikan bantuan medis.
Setelah berhari-hari menahan serangan Rusia yang hampir konstan, beredar video komandan Ukraina di Azovtal yang mengatakan mereka kalah jumlah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/presiden-chechnya-ramzan-kadyrov-pro-rusia-terkait-ukraina.jpg)