Terkini Daerah

Jatuh Cinta ke Anak Tiri hingga Nekat Bunuh Pacar Putrinya, Pria di Malang Emosi Lihat Chat Korban

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ziath, tersangka pembunuh mahasiswa kedokteran UB Bagus Prasetya Lazuardi, membuat pengakuan, Senin (18/4/2022). Tersangka ternyata membunuh pacar anak tirinya gara-gara motif asmara.

"Iya (suka anak tirinya). Dia menyampaikan kepada salah seorang saksi, sekitar 3-4 bulan," ujar Kasubdit III Jatanras Direskrimum Polda Jatim AKBP Lintar Mahardono, di Mapolda Jatim, Senin (18/4/2022).

Saat mengutarakan niatnya ke temannya rencana untuk menikahi TS, ZI sempat ditegur sehingga tidak jadi menikahi TS.

"Ada keinginan menikahi putrinya sendiri. Tapi sama saksi dilarang."

Di sisi lain, TS ternyata tidak tahu jika dirinya dicintai oleh ayah tirinya sendiri.

TS pun tidak memiliki rasa cinta terhadap ayah tirinya itu.

"(Perilaku senonoh tersangka ke TS) Enggak ada. (Sebatas suka dan nge-fans) iya. (Anak tiri mencintai juga) enggak," ungkap AKBP Lintar.

Dibunuh setelah Pergi dengan Pacar

Dilansir Surya.co.id, Rabu (13/4/2022), Bagus dikabarkan menghilang setelah pergi dengan TS.

Ia membawa mobil keluarga dan berpamitan untuk menghabiskan waktu dengan sang kekasih pada Kamis (7/4/2022).

Bagus dilaporkan menghilang dan lima hari kemudian ditemukan oleh Narti (40), di Jalan Raya Surabaya-Malang, Selasa (12/4/2022) siang.

Pemuda itu menderita luka-luka dan terdapat tanda-tanda kekerasan di tubuhnya.

Jasadnya dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Bendosari, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, Rabu (13/4/2022) dini hari.

Setelah melakukan pelacakan, pihak kepolisian pun menduga bahwa Bagus dibunuh oleh ZI yang merupakan ayah tiri TS.

Hal ini terungkap dari mobil milik Bagus yang dititipkan ZI kepada rekannya HE sebelum berencana dijual.

Dilansir Surya.co.id, Senin (18/4/2022), ZI yang berupakan warga Jalan Halmahera II, Sukoharjo, Klojen, Kota Malang menghabisi korban pada Kamis (7/4/2022) malam.

Halaman
123