Karenanya Farhat menuntut agar produk skincare tersebut melalukan permohonan maaf kepada Mayang.
"Mayang tidak pernah merasa menyebutkan nama produknya itu," kata Farhat Abbas.
"Tiba-tiba ada juga produk yang menyatakan bahwa untuk menanggapi hal tersebut yang kita somasi ini, kemudian mereka mengeluarkan data-data pembelian, data-data pengiriman, data-data pribadi dari Mayang di mana kita mengatakan itu satu perbuatan melanggar undang-undang ITE juga."
"Kita memberikan waktu kepada mereka untuk melakukan permohonan maaf kepada Mayang, agar direhabilitasi kembali nama Mayang," tandas Farhat Abbas. (TribunWow.com)