TRIBUNWOW.COM - Pemerintah Ukraina akhirnya memberikan bantahan atas tudingan penyerangan di Belgorod, Rusia.
Bantahan ini diungkapkan setelah sebelumnya pejabat Kiev menolak untuk memberi konfirmasi.
Namun, pihak Rusia tetap bersikeras menuduh serangan ke depot minyak itu dilakukan oleh pasukan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
Bahkan, Rusia mengancam membatalkan perundingan damai karena insiden tersebut.
Baca juga: Rusia Ancam Akhiri Perundingan Damai Buntut Peledakan di Belgorod, Ini Jawaban Ukraina
Baca juga: Erdogan Sebut Putin dan Zelensky akan Dipertemukan di Turki, Ini Harapan untuk Rusia dan Ukraina
Dilansir TribunWow.com dari media Kremlin, Russia Today, Jumat (1/4/2022), Kiev membantah terlibat dalam serangan di depot minyak pinggiran kota Belgorod, Rusia selatan.
Sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina Alexey Danilov pada Jumat malam menampik tudingan apa pun.
"Untuk beberapa alasan mereka mengatakan bahwa kami melakukannya. Faktanya, ini tidak benar sama sekali. Kami tidak mengomentari ini," tegas Danilov.
Sesaat sebelum pernyataan Danilov, Kementerian Pertahanan Rusia menyalahkan militer Ukraina atas insiden tersebut.
Klaim itu disampaikan juru bicara Kementerian Pertahanan Mayor Jenderal Igor Konashenkov dalam jumpa pers.
Menurut Konashenkov, depot minyak adalah fasilitas sipil yang ketat dan tidak berafiliasi dengan militer negara itu dengan cara apa pun.
"Dua helikopter Mi-24 Ukraina memasuki wilayah udara Rusia, terbang pada ketinggian yang sangat rendah. Helikopter Ukraina meluncurkan serangan rudal ke depot minyak sipil yang terletak di pinggiran Belgorod. Akibat serangan rudal, beberapa tank rusak dan terbakar,” kata Konashenkov.
Tudingan senada disampaikan oleh gubernur daerah Belgorod, Vyacheslav Gladkov.
Lewat akun Telegramnya, Gladkov menjelaskan bagaimana depot minyak yang ada di Belgorod mengalami kerusakan dan terbakar seusai diserang oleh dua helikopter milik Ukraina.
Dikutip TribunWow.com dari bbc.com, Gladkov mengatakan ada dua warga terluka akibat serangan tersebut.
Setelah terjadi serangan, warga di sekitar depot minyak langsung dievakuasi sementara itu petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api.