Berikut kedua faktor pendukung tersebut:
1. Kedekatan Bos Persis Solo Kaesang Pangarep dengan Pieter Tanuri
Seperti diketahui, sebelum sukses membawa Persis Solo merengkuh gelar juara Liga 2 2021, Kaesang Pangarep kedapatan menyambangi bos Bali United, Pieter Tanuri.
Pertemuan itu diprediksi sebagai bentuk kerjasama keduanya di industri sepakbola Indonesia.
Hal itu juga terlihat seusai Bali United juga melepas beberapa pemainnya untuk dipinjamkan ke Persis Solo dalam mengarungi Liga 2 2021 seperti Arapenta Poerba dan Irfan Jauhari.
Selain itu ada juga eks asisten pelatih Stefano Cugurra, Eko Purdjianto yang juga turut dipinjamkan Bali United kepada Persis Solo untuk Liga 2 2021 lalu.
Akhirnya, kerjasama itu membuahkan hasil, Persis Solo mampu menjadi jawara Liga 2 2021 dan kedua pemain Bali United turut berkontribusi banyak dalam raihan tersebut.
Seusai menyelesaikan laga di Liga 2 2021, giliran Persis Solo yang turut meminjamkan beberapa pemainnya ke Bali United.
Dua pilar penting Persis Solo seperti Abduh Lestaluhu dan Eky Taufik kini berada di skuad Serdadu Tridatu untuk mengarungi 4 laga sisa Liga 1 2021.
Dengan hubungan apik tersebut tak menutup kemungkinan Stefano Lilipaly juga dipinjamkan atau bahkan dibeli oleh Persis Solo untuk Liga 1 2022.
Hal itu juga diperkuat dengan usia Stefano Lilipaly yang kini menginjak 32 tahun.
Sehingga Bali United bisa saja melegonya dan melakukan regenerasi di posisi gelandang serang maupun sayap yang biasa di tempati oleh Lilipaly.
2. Kontrak Stefano Lilipaly Usai Akhir Musim 2021
Selain adanya kedekatan, kemungkinan Lilipaly didatangkan oleh Persis Solo dapat merujuk pada masa kontraknya di Bali United.
Dikutip TribunWow.com dari Transfermarkt, kontrak Stefano Lilipaly dengan Bali United diketahui akan berakhir pada akhir musim Liga 1 2021 atau per 31 Maret 2022.