Dilansir The Guardian, Sabtu (26/2/2022), sejumlah influencer terkenal Rusia menyatakan sikap penetangan terhadap perang.
Putri Dmitry Peskov, sekretaris pers Vladimir Putin, memposting pesan bertuliskan 'Katakan tidak untuk perang' di Instastory-nya, sebelum kemudian segera menghapusnya.
Aktor kenamaan Rusia, Max Galkin, suami Alla Pugacheva, mengunggah postingan berlatar hitam di Instagram dan pesan “Нет ойне!” (“tidak berperang!”) kepada 9,4 juta pengikutnya.
Baca juga: Tumpukan Jasad Korban Perang Ukraina Dimakamkan Massal, Mayat Dibungkus Kantong Plastik
Perancang busana Svetlana Taccori meluangkan waktu dari pekan mode Milan untuk memposting foto memegang bendera Ukraina dengan pesan senada.
Influencer Lova Olala melukis bendera Rusia dan Ukraina di setiap pipi dan tulisan "Saya tidak punya apa-apa untuk dikatakan".
Wartawan independen Rusia Ilya Varlamov telah memposting foto dan video reguler yang menyoroti kebrutalan Rusia, menyerukan penghentian kekerasan di Ukraina.
Niki Proshin (27), seorang TikToker Rusia dengan 750.000 pengikut, mulai memposting tentang invasi ke Ukraina segera setelah pasukan Rusia melintasi perbatasan.
Dia mengunggah video di TikTok yang membahas soal pertanyaan yang diterima dari para pengikutnya.
Proshin berbicara tentang perang, dan tentang kemarahannya terhadap tindakan Putin melancarkan serangan militer di malam hari.
"Menunjukkan pendapat saya secara publik (dapat) membantu orang asing lebih memahami orang Rusia dan membantu menjaga jembatan antara orang normal di luar Rusia, dan orang normal di Rusia,” kata Proshin.
Unggahan tersebut diikuti dengan video lain, yang diambil langsung saat ia mengikuti protes jalanan di kota asalnya, St Petersburg.
Influencer Xenia Tchoumitcheva, yang lahir di kota pegunungan Magnitogorsk, Rusia, memilih gambar hitam putih dari espresso sebagai latar belakang pernyataannya tentang invasi.
"Dalam pembuluh darah saya mengalir darah Rusia dan Ukraina," tulis Tchoumitcheva.
"Saya tidak memiliki pengetahuan atau pendapat politik, tetapi yang bisa saya katakan adalah: Saya selalu menentang perang dan untuk rakyat," tulisnya kepada 2 juta pengikutnya.
Risiko bagi para influencer, selebritas, dan jurnalis Rusia dalam berbicara menentang diktator Rusia itu sangat jelas.