Dilansir TribunWow.com, ada dua analisa penyebab Carlos Fortes tumpul kala bersua Persib Bandung dalam dua pertemuannya di Liga 1 2021.
1. Strategi Penjagaan Ketat Robert Alberts
Faktor pertama diduga dari kecerdikan Robert Alberts dalam menerapkan strategi untuk mematikan seorang Carlos Fortes.
Striker kandidat top skor Liga 1 2021 dengan torehan 17 golnya terrsebut tak mampu berbuat banyak karena selalu dalam kawalan lini belakang Maung Bandung.
Di putaran pertama, meski Carlos Fortes tak berdaya di kawal ketat oleh Achmad Jufriyanto dan Bayu Fiqri, namun pergerakannya sukses memancing para pemain Maung Bandung untuk melakukan pressing kepadanya.
Baca juga: Pujian Deras Bobotoh Banjiri Unggahan Persib Bandung tentang Bruno Cantanhede seusai Tundukkan Arema
Baca juga: Suporter Persib Bandung Bobotoh Banjiri Unggahan Instagram Resmi Arema FC, Ungkap Hal Tak Terduga
Alhasil, Dendi Santoso yang lepas dari pengawasan berhasil melakukan soloran dari sisi sayap dan mencatatkan gol tunggal kemenangan.
Belajar dari kesalahan di putaran pertama, pada putaran kedua Robert Alberts dapat menurunkan dua bek utamanya di lini belakang.
Nick Kuipers dan Victor Igbonefo mampu mematikan pergerakan Fortes dan memaksanya tak mampu berbuat banyak di laga kontra Persib Bandung.
Alhasil, Arema FC harus mengakui keunggulan Persib Bandung pada putaran kedua dengan kemenangan 2-1.
2. Ketangguhan Teja Paku Alam di Bawah Mistar Persib Bandung
Faktor kedua tentunya berkaitan dengan penampilan apik Teja Paku Alam bersama Persib Bandung.
Tercatat di putaran pertama Teja Paku Alam mapu menorehkan 4 save kala bersua Arema FC.
Ia kerap melakukan penyelamatan penting yang membuat Carlos Fortes tak mampu menjebol gawang Persib Bandung.
Penampilan tersebut kembali terulang di putaran kedua Liga 1 2021.
Aksi nyata Teja Paku Alam selamatkan Persib Bandung dari gempuran Carlos Fortes dkk ketika ia mampu membendung sepakan pemain asal Portugal tersebut tak kala sudah berhadapan one on one dengan kiper Maung Bandung tersebut.