TRIBUNWOW.COM - Pelatih Bali United Stefano Cugurra Teco mengakui bahwa kemampuan lawannya di pekan 29 Liga 1 2021, Persija Jakarta merupakan lawan yang hebat.
Stefano Cugurra Teco yang juga pernah melatih Persija Jakarta paham betuh bila tim Macan Kemayoran itu memiliki pemain-pemain yang berkualitas.
"Persija tim bagus, banyak pemain bagus. Saya lama di sana, saya dua tahun kerja di sana. Saya tahu kualitas dari mereka," katanya dikutip dari Youtube Bali United, Sabtu (5/3/2022).
Baca juga: Jelang Laga Kontra Bali United, Pelatih Sudiman Ungkap Kondisi Pemain Persija Jakarta
Baca juga: Arema FC Tumbang, Madura United Imbang, Persik Kediri Hanya Kalah dari Persija di 10 Laga Terakhir
Karena itu, Teco tidak akan meremehkan persija dan akan melakukan segala upaya demi memenangkan pertandingan yang akan dilaksanakan pada Minggu (6/3/2022).
Teco, juga menyampaikan bahwa fokus utamanya dalam melawan Persija Jakarta adalah untuk mencegah tim lawan membobol gawangnya.
"Kita harus fokus di sini yang pertama buat kita tidak kebobolan. Lawan Persija harus punya kerja keras, setelah itu kita harus pikir cetak gol juga, kita butuh menang," lanjutnya.
Selain itu, dia juga menyoroti Marko Simic yang merupakan striker yang cukup produktif membuat gol untuk Persija Jakarta.
Bahkan di papan top skor sementara, dia mencatatkan namanya di posisi kelima dengan 14 gol.
"Dia punya prestasi sangat bagus sebagai tim, sebagai individu juga. Dia sering top skor di tim sana, kita mainnya harus semakin benar, semakin bagus agar dia tidak cetak gol," ujarnya.
Bali United sendiri kini menjadi tim yang paling banyak mengumpulkan poin sepanjang 29 pekan Liga 1 2021.
Baca juga: Buat Bobotoh Tertawa, Ini Aksi Marc Klok Bikin Abimanyu Nyungsep di Laga Persija Vs Persib Bandung
Di posisi pertama, mereka memiliki 60 poin dan tengah bersaing untuk mempertahankan posisinya.
Kemenangan melawan Persija Jakarta akan bisa memberikan jarak Bali United dengan empat tim lain di bawahnya yang masih berpotensi juara.
Di antaranya yaitu Persib Bandung (57 poin), Arema FC (55 poin), Bhayangkara FC (55 poin), dan Persebaya Surabaya (54 poin).
“Pasti dalam 6 pertandingan kedepan akan ada tim yang kehilangan poin. Bhayangkara FC juga menghadapi tim lawan yang butuh poin agar tidak degradasi. Semua tim masih butuh poin buat juara atau tidak degradasi. Saya rasa kompetisi semakin seru dan menarik,” ungkapnya.
Meski begitu, kini timnya dalam keadaan siap setelah waktu pemulihan yang panjang setelah seri keempat berakhir.