Pasalnya, hingga di pekan kesembilan, PSM Makassar berada di peringkat ke-14 yang hanya berjarang dua tingkat dari zona degradasi.
Karena itu, Pelatih PSM Makassar Joop Gall turut menjadi sorotan karena dinilai tidak bisa mendongkrak prestasi tim kebanggaan Sulawesi Selatan itu.
Pasalnya, Joop Gall yang dipanggil PSM Makassar di pekan ke-18, masih belum bisa menunjukkan hasil yang memuaskan.
Sepanjang 11 pertandingannya bersama dengan Joop Gall, PSM Makassar hanya berhasil memenangkan dua pertandingannya.
Terlebih, yang menjadi sorotan tajam adalah puasa kemenangan di tujuh pertandingan dan bermain tanpa gol di lima pertandingan terakhir mereka.
Secara total, dari 28 pertandingan PSM Makassar, mereka hanya mampu menang sebanyak enam kali dan harus menelan kekalahan sebanyak 10 kali.
Hasil itu sangat mengecewakan bagi pemenang Piala Indonesia tahun 2018/2019 itu.
Kini, dalam enam laga sisa, setidaknya Joop Gall harus menunjukkan prestasinya dan menjauhkan PSM Makassar dari Zona degradasi.
Terlebih, PSiS Semarang merupakan tim besar yang perlu diwaspadai.
Meski sama-sama sedang memiliki tren negatif, PSIS Semarang baru saja memenangkan pertandingan terakhir mereka melawan Persikabo.
Hal itu dinilai bisa membangkitkan motivasi punggawa PSIS Semarang saat melawan PSM Makassar, (Tribunwow.com/Afzal Nur Iman)