Ritual di Pantai Payangan Jember

Detik-detik Tragedi Puluhan Warga Jember Terseret Ombak saat Ritual Menenangkan Diri, 10 Orang Tewas

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Evakuasi warga yang tenggelam di pantai payangan Jember. Detik-detik Tragedi Puluhan Warga Jember Terseret Ombak saat Ritual Menenangkan Diri, 10 Orang Tewas

1. Ritual Menenangkan Diri

Ilustrasi - Kegiatan ritual di Pantai Payangan, Kecamatan Ambulu, Jember, Jawa Timur, berakhir tragis. Ritual yang digelar pada Minggu (13/2/2022) dini hari memakan korban jiwa. (TribunWow.com/Octavia Monica P)

Dari 24 orang, 20 lainnya turun ke laut dan sisanya menunggu di parkiran.

20 warga yang mengikuti ritual itu pun terhantam ombak.

Warga yang mengatahui kejadian itu pun langsung melapor ke polisi.

15 orang dinyatakan tersapu ombak, dan 10 di antaranya ditemukan dalam kondisi tewas.

Sedangkan tiga lainnya dalam kondisi selamat.

Hingga kini tim SAR dan TNI masih mencari korban yang hilang.

"Jadi kami sampaikan, tadi malam kurang lebih pukul 01.00 telah terjadi wisatawan yang tenggelam, mereka sedang melaksanakan ritual yang kegiatannya dilaksanakan di pinggir pantai," tutur Hery.

"20 diantara yang melakukan ritual, 10 orang ditemukan meninggal dunia, 9 orang selamat dan 1 belum ditemukan."

Baca juga: Kronologi 24 Orang Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember saat Lakukan Ritual untuk Keberuntungan

Baca juga: Kronologi Ritual Mesum Dukun Cabul di Bengkulu, Korban Lari Histeris saat Dimandikan Pelaku

Menurut Hery, ritual ini dipimpin oleh seorang guru yang kini tengah menjalani perawataan di rumah sakit.

Hery menyebut ritual tersebut diduga bertujuan untuk menenangkan diri para peserta.

"Terakit ritual kami belum tahu, tapi berdasarkan informasi dari masyarakat ritual untuk menenangkan diri, tapi nanti pastinya akan kami kembangkan lagi maksut dari ritual tersebut,"

Pengakuan Korban Selamat

Bayu, korban selamat, mengatakan rombongannya bermaksud melakukan meditasi di tepi pantai.

Namun, tiba-tiba ombak besar datang dan menyeret mereka.

“Ada ombak dua kali datang. Ombak pertama ini saya berdiri terus lari saya menghindari ombak kedua," jelas Bagus.

Sementara itu, jurnalis Kompas TV, Imron Fahim menyebut lokasi Pantai Payangan kerap digunakan untuk ritual warga setempat.

“Korban ini diketahui masih keluarga atau ada kekerabatan, kemungkinan pemakamannya akan dilakukan di satu lokasi di daerah asal.” jelasnya. (TribunWow.com)

Baca artikel lain terkait

Artikel ini telah diolah dari Surya.co.id dengan judul KRONOLOGI Warga Jember Terseret Ombak di Pantai Payangan, Korban Selamat: Saya Berdiri Terus Lari, dan Surya.co.id dengan judul KRONOLOGI Warga Jember Terseret Ombak di Pantai Payangan, Korban Selamat: Saya Berdiri Terus Lari

Halaman