TRIBUNWOW.COM - Sosok pria bernama Edy Mulyadi mendadak viral dan bahkan trending topik di Twitter dengan tagar #TangkapEdyMulyadi.
Edy Mulyadi membuat geram publik gara-gara menghina Kalimantan dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.
Sosok Edy Mulyadi
Edy Mulyadi merupakan mantan caleg dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Selain itu, ia juga dikenal sebagai wartawan yang kontroversial.
Pria yang lahir di Jakarta 8 Agustus 1966 ini sempat mencalonkan diri pada pemilihan legislatif tahun 2019 untuk dapil Jakarta III, tapi gagal.
Baca juga: Muncul Deklarasi Prabowo-Jokowi untuk Pilpres 2024, Gerindra Beri Respons: Itu Aspirasi Masyarakat
Viral Hina Kalimantan
Video viral Edy Mulyadi yang mengeluarkan pernyataan yang menyinggung masyarakat Kalimantan terkait pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) kini tengah menjadi sorotan.
Belakangan, sejumlah tokoh termasuk yang ada di Kalimantan bereaksi atas pernyataan Edy Mulyadi tersebut.
Dikutip dari akun Twitter @YRadiato yang membagikan video, Edy Mulyadi mengatakan bahwa ibu kota negara akan dipindah ke Kalimantan yang disebutnya sebagai tempat jin membuang anak.
"Bisa memahami enggak, ini ada sebuah tempat elite punya sendiri yang harganya mahal," ujar Edy Mulyadi dari video viral tersebut.
Bahkan Edy Mulyadi menyebut pasar bagi Ibu Kota Baru adalah kuntilanak dan genderuwo.
"Pasarnya siapa?" jelasnya.
"Kalau pasarnya kuntilanak, genderuwo ngapain ngebangun disana," sambungnya.
Untuk menguatkan pendapatnya, Edy Mulyadi menanyakan lokasi tempat tinggal di mana rekan yang ada disebelahnya berada.
"Enggak ada, nih sampean tinggal di mana om?" ungkapnya.
"Mana mau tinggal di Gunungsari pindah ke Kalimantan Panajam sana untuk beli rumah disana," sambungnya.
Edy Mulyadi pun menertawai salah satu orang memberikan suaranya dan berteriak bahwa hanya mony*t yang mau menjadi warga Ibu Kota Baru.
"Gua mau jadi warga Ibu Kota Baru, mana mau," ujarnya.
"Hanya mony*t," teriak seorang pria yang tidak tau keberadaanya.