Kisah Asli Eca Prasetya saat Kehilangan Anak
Pada kesempatan yang sama, Eca Prasetya membeberkan kisah sedih dalam hidupnya saat kehilangan anak.
Seperti dalam cerita Layangan Putus yang ditulisnya, Eca Prasetya juga harus menelan pil pahit karena bayi dalam kandungannya tak bisa terselamatkan.
Ia menangis membeberkan kejadian asli dari cerita tersebut dan mengaku masih merasa bersalah hingga saat ini.
Hal tersebut dituturkan dalam tayangan di kanal YouTube The Sungkars, Kamis (20/1/2022).
Kepada artis Shireen Sungkar dan Zaskia Sungkar, Eca Prasetya menuturkan kisahya yang menjadi dasar cerita buku dan drama series Layangan Putus.
Dikisahkan bahwa sosok Kinan yang diperankan Putri Marino, dikhianati suaminya Aris (Reza Rahardian), yang selingkuh dengan Lydia Danira (Anya Geraldine).
Rupanya, cerita saat Kinan kehilangan anak yang dikandung setelah mengetahui perselingkuhan itu, juga dialami oleh Eca Prasetya.
Dengan berlinang air mata, ia mengaku menyesal tak menjaga anak kelimanya dengan baik seperti anak-anak yang lain.
"Aku mungkin lebih kayak ngerasa bersalah sama yang nomor lima, karena sebelumnya (anak) satu, dua, tiga, empat itu kayak dinantikan, dirawat, disayang," tutur Eca Prasetya.
"Tapi yang kelima itu aku sibuk kerja, terus yang kayak ke dokter sebisanya aku."
"Waktu kehilangan itu kayak lebih nyalahin diri sendiri, kok bisa aku takabur banget."
Menurut Eca Prasetya, ia melahirkan putra pertama secara caesar, namun anak-anak lain dilahirkan tanpa operasi.
Karenanya, ia sempat merasa yakin bahwa anak kelima itu juga lahir secara normal.
Ia pun menganggap enteng kehamilan tersebut bahkan kurang menjaga kesehatannya.
"Aku bawa kerja banget, hamil naik motor dari rumah ke tempat kerja, bolak-balik," ungkap Eca Prasetya.
"Ngerasa yang bisa dibawa kerja, nanti malah lahirannya lebih mudah. Jadi kayak takabur, nanti lahirannya pasti mudah."
Hampir tiba hari persalinan, Eca Prasetya rajin berjalan kaki seperti anjuran dokter.
Namun, ia sama sekali belum merasakan kontraksi yang menandakan sang bayi akan lahir.
"Pas malamnya pulang ke rumah sakit sih, cekit-cekit tapi enggak ada kontraksinya, langsung pecah ketuban ternyata," ungkap Eca Prasetya.
"Langsung dibawa ke rumah sakit, sampai akhirnya pembukaan 10 itu mules banget."
Sambil bercerita, air mata Eca Prasetya mengalir seolah teringat bayinya yang tiada.
"Waktu mulai mengejan kerasa sih kayak bayinya turun, terus ada kayak 'gledek' gitu, itu mungkin rahimnya rupture, terus pendarahan," beber Eca Prasetya.
"Itu sudah hilang kesadaran, terus muntah-muntah, aku ingatnya habis itu caesar, tapi sudah enggak bisa diselamatkan bayinya." (TribunWow.com)