Pembunuhan di Subang

Yosef Acungkan Jari Ngaku Jadi Korban Framing Kasus Subang, Janji akan Serang Balik Sosok Ini

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Saksi kasus Subang Yosef berkoar sebut dirinya korban framing, kini ambil sikap.

Yosef: Kita Siap Serang

Saksi kasus Subang Yosef berkoar sebut dirinya korban framing, kini ambil sikap. (Tangkapan Layar YouTube Indra Zainal)

Yosef lantas membahas soal hubungannya dengan anak sulungnya, Yoris (34) yang kembali harmonis.

Pria 55 tahun itu juga menegaskan dirinya tak terlibat kasus pembunuhan Tuti dan Amalia.

Tiba-tiba Yosef berdiri dan mengacungkan jari telunjuknya sembari mengaku sebagai korban framing.

Dengan raut wajah serius, Yosef mewanti-wanti pihak yang menuduhnya.

Ia mengaku tak akan tinggal diam dan akan bali menyerang pihak yang menudingnya terlibat kasus Subang.

“Karena kita sudah diframing yang namanya anak dan bapak, alhamdulillah,” ucap Yosef.

“Kita, saya katakan siap diserang, sekali lagi sekarang saya akan menyerang mereka."

“Itu aja, saya tidak akan takut, sampai di mana pun, kebenaran akan terungkap."

Baca juga: 5 Bulan Berlalu, Anak Tiri Yosef Tiba-tiba Buka Suara soal Kasus Subang, Singgung Kekuatan Keluarga

Baca juga: Danu Akui Kaget Yoris Ganti Pengacara di Kasus Subang: Biasanya Kita Selalu Bareng

Yoris Ganti Pengacara

Muhammad Ramdanu alias Danu (21) adalah satu dari tiga saksi yang intens diperiksa pihak kepolisian terkait kasus pembunuhan Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) di Subang, Jawa Barat yang terjadi pada Agustus 2021 lalu.

Di akhir tahun 2021 lalu, terjadi hal besar yakni saksi Yoris yang juga intens diperiksa polisi tiba-tiba mengganti kuasa hukumnya menjadi sama seperti pengacara ayahnya yakni Yosef.

Diketahui sejak awal kasus ini terjadi Yoris dan Danu didampingi oleh kuasa hukum yang sama yakni tim pengacara Achmad Taufan Soedirjo (ATS).

Namun kini hanya Danu yang didampingi oleh tim ATS.

Dikutip dari TribunJabar.id, Danu mengakui kaget akan manuver Yoris yang menurutnya mendadak dan tiba-tiba.

Danu bercerita, sebelum Yoris pindah kuasa hukum dirinya dan Danu kerap bepergian bersama.

"Biasanya kita selalu bareng-bareng, kemana-mana selalu bareng. Sekarang sudah pisah," ujar Danu dikutip dari channel YouTube Monogram Production, Kamis (13/1/2022).

Danu sendiri mengaku tidak tahu kenapa tiba-tiba Yoris berganti kuasa hukum.

"Mendadak. Gak ada (tanda-tanda)," kata dia.

Danu juga menyampaikan, dirinya tidak pernah memiliki prasangka buruk terhadap Yoris.

"Enggak, gak ada yang aneh-aneh," ujar Danu.

Setelah tak lagi bersama, Danu mengaku sudah putus komunikasi dengan Yoris.

Baca juga: Populer di Kasus Subang, Danu Kini Jadi YouTuber, Sempat Bahas Yoris, Ini Isi Kontennya

Baca juga: Pengacara Danu Duga Ada Tujuan Tersembunyi Polisi Rilis Sketsa Wajah Pelaku Kasus Subang

Dirinya kini hanya ingin kasus ini diungkap tuntas oleh polisi.

"Kalau bisa cepet diungkap, jangan sampai ditutup lah. Bagaimana caranya harus diungkap," ujar Danu.

"Yang penting kasus ini cepat terungkap. Harus yang penting harus terungkap."

Pada saat nanti kasus ini selesai, Danu mengatakan ingin segera pergi merantau dari Subang.

"Pengen kerja yang lebih jauh, keluar dari Subang. Mencari rejeki dengan cara merantau," katanya.

Kita Enggak Usah Berdrama

Dalam kanal YouTube Misteri Mbak Suci, pengacara dari Yosef dan Yoris yakni Rohman Hidayat sempat mengungkapkan kecurigaan terkait saksi yang ia nilai mirip dengan sketsa wajah pelaku kasus pembunuhan Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) di Subang, Jawa Barat.

Berdasarkan pemaparan Rohman, ciri yang ia ungkapkan memiliki kemiripan dengan Danu, saksi kasus Subang yang kini didampingi oleh tim pengacara Achmad Taufan Soedirjo.

Lewat kanal YouTube Yahya Mohammed, Sabtu (1/1/2022), Taufan menjawab kecurigaan dari Rohman.

"Kita enggak usah berdrama lah, seakan-akan Kang Rohman ini menuduh klien saya," kata Taufan.

Taufan menjelaskan bagaimana pihak kepolisian sudah mengantongi ciri-ciri pelaku yang sama sekali tidak memiliki kemiripan dengan Danu.

"Kalau Danu dari awal disinyalir melakukan hal ini, sangat mudah polda untuk segera menetapkan Danu sebagai tersangka," ujar Taufan.

Taufan lalu menyindir sikap Rohman yang mengeluarkan statement bernada tudingan.

"Jadi menurut saya statement seperti itu bukan statement seseorang yang memiliki kepribadian yang baik, bukan statement seorang pengacara yang bisa menjaga situasi dan profesionalisme sebagai advokat," kata Taufan.

Taufan mengingatkan bahwa sampai saat ini kliennya masih berstatus sebagai saksi.

Ia meminta agar Rohman serta pihak Yosef dan Yoris untuk tidak mengeluarkan pernyataan yang berisi tudingan ataupun tuduhan.

"Menahan diri jangan sampai menyampaikan statement yang mengarah atau menuduh kepada orang lain," jelas Taufan.

"Saya tidak mau menuduh Pak Yosef, Pak Yoris sebagai pelakunya."

"Saya hanya berpedoman kepada keterangan-keterangan, bukti-bukti yang sudah disampaikan kepada pihak kepolisian," tegasnya. (TribunWow.com)

Baca Artikel Terkait Pembunuhan di Subang Lainnya

Artikel ini diolah dari Tribun Jabar yang berjudul 127 Hari Kasus Subang: Yosef Rayakan Ulang Tahun Amalia dengan Cara Ini, Sedih Ingat Almarhumah, KASUS Subang, Yoris Mimpikan Tuti & Amalia, Minta Diantar ke Tempat Indah, Sampaikan Pesan Ini, KASUS SUBANG, Yoris Tinggalkan Danu dan Gabung dengan Yosef, Hubungan Retak dan Komunikasi Putus , dan Yosef Tiba-tiba Berkoar Acungkan Telunjuk, Sebut Dirinya Korban Framing, Bakal Balik Serang Penuduh

Halaman