Kronologi Kejadian
Pelaku disebut menganiaya korban karena tengah memerlukan uang untuk memerbaiki makam sang ibu.
Namun, korban justru membelanjakan uang pensiunan ibu pelaku untuk foya-foya.
"Saya hanya sekilas mendengar alasan pelaku menganiaya bapak kandungnya karena persoalan uang," kata Yuliantara, dikutip dari POS-KUPANG.com, Minggu (16/1/2022).
"Ia Ingin minta uang mamanya (almahrum) yang dipegang bapanya karena sedang memperbaiki kubur mamanya."
"Karena bapak menggunakan uang mama sesuai kemauannya."
Percekokan pelaku dan korban sudah terjadi saat di rumah.
Baca juga: Nasib Mayor TNI AL setelah Diduga Aniaya Driver Ojol dan Anaknya di Tangsel, Kadispen: Sudah Ditahan
Baca juga: Detik-detik Janda Aniaya Anak Kandung hingga Tewas di Jember, Korban Dipukuli hingga Sesak Napas
Saat itu, pelaku naik pitam mengetahui ayahnya membelanjakan uang pensiunan mendiang istri untuk membeli ponsel.
Pelaku bersama istri pun mendatangi korban.
Saat korban hendak membayar ponsel, pelaku langsung menarik dan mendorong ayahnya hingga jatuh.
Tak hanya itu, pelaku juga menyeret tubuh korban hingga ke luar halaman toko.
Di sanalah pelaku menganiaya korban dan langsung menggeledah tubuh ayah kandungnya itu.
"Setelah dia pukul di counter, korban sempat pingsan dan ditolong sama keluarga korban, dan dibawa pulang ke rumah," ujar seorang saksi.
"Pelaku masi juga ikut sampai ke rumah, dan juga menganiaya korban sampai pingsan dan mereka tinggalkan begitu saja."
Warga lantas membawakorban ke rumah sakit.
Hingga berita ini diturunkan, korban disebut belum sadarkan diri. (TribunWow.com)
Artikel ini telah diolah dari Pos-Kupang.com dengan judul BREAKING NEWS: Anak Seret Tubuh Sang Ayah di Lantai Counter Rizky Cell Waibakul Sumba Tengah, dan Ayah yang Diseret Anaknya di Lantai Toko HP Belum Sadarkan Diri, Dirawat Intensif di Rumah Sakit