Terkini Daerah

Simpan Jasad 2 Anaknya di Rumah, Keluarga Ini Diduga Punya Keyakinan Menyimpang, Begini Kata Camat

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Caamat Moga, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Umroni, dalam kanal YouTube tvOneNews, Kamis (13/1/2022).

TRIBUNWOW.COM - Diduga memiliki kepercayaan menyimpang, keluarga asal Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, nekat menyimpan jasad anaknya yang masih berusia 14 tahun.

Jasad remaja itu disimpan di rumahnya selama 2,5 bulan.

Dilansir TribunWow.com, keluarga tersebut meyakini jasad korban bakal hidup kembali.

Namun, ternyata aksi tersebut bukan kali pertama dilakukan keluarga korban.

Hal itu diungkapkan Camat Moga, Umroni, dalam kanal YouTube tvOneNews, Kamis (13/1/2022).

Baca juga: Kronologi Orangtua di Pemalang 2,5 Bulan Simpan Jasad Anak di Rumah, Yakin Mayat akan Hidup Lagi

Baca juga: 2,5 Bulan Simpan Jenazah Anak di Kamar, Suami Istri di Pemalang Diduga Pakai Obat untuk Samarkan Bau

Meski jasad disimpan lebih dari dua bulan, warga sekitar tak mencium bau busuk dari rumah korban.

Diduga, keluarga memberikan obat atau ramuan khusus untuk mencegah bau busuk jasad korban menyebar.

"Ada dugaan jenazah diberi obat yang bisa mengurangi bau," jelas Umroni.

"Ini adalah kali kedua dilakukan keluarga ini, sebelumnya pernah ketahuan warga."

Lebih lanjut, menurut dia, keluarga ini juga pernah menyimpan jasad di rumah.

Jasad tersebut adalah adik korban.

"Jadi adiknya sebelumnya telah meninggal dan selama seminggu jenazahnya dibiarkan."

"Tapi kemudian jenazah tersebut memunculkan bau sehingga mendesak masyarakat untuk memakamkan."

Belajar dari pengalaman, keluarga ini kemudian memberikan obat khusus pada jasad korban sehingga tak mengeluarkan bau busuk.

Lebih lanjut, Umroni membahas soal keluarga korban yang dikenal jarang bergaul.

Halaman
12