Terkini Daerah

Kakek dan Nenek Dibunuh, Pria Ini Sempat Pulang dan Tak Sadar Korban Tewas: Aku Gedor Gak Ada Sautan

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sejumlah warga melayat ke keluarga pasutri di PALI yang ditemukan tak bernyawa pada Minggu (2/1/2021) pagi.

TRIBUNWOW.COM - Pasangan suami istri (pasutri) asal Talang Tumbur, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, Sumatera Selatan, Marsidi dan Sumini, ditemukan tewas bersimbah darah pada Minggu (2/1/2022).

Dilansir TribunWow.com, keduanya ditemukan tewas di dalam rumah oleh sang anak, Alamsyah.

Saat itu, Alamsyah datang ke rumah korban untuk mengantarkan makanan.

Diduga, pasutri lanjut usia itu dibunuh oleh perampok.

"Anak korban mengetuk pintu depan, tapi tidak ada jawaban, lalu anak korban melihat pintu belakang dengan keadaan terbuka. Kemudian, masuk ke dalam rumah," kata Kapolsek Talang Ubi, Kompol Alpian Nasution, dikutip dari SRIPOKU.com, Senin (3/1/2022).

"Namun anak korban terkejut karena melihat kedua korban dalam keadaan tergeletak berdua ditutupi kasur dengan penuh luka."

Baca juga: Iseng Keliling Kampung setelah Nyabu, 2 Pria Tega Bunuh dan Rudapaksa Jasad Calon Pengantin di Medan

Baca juga: Motif Pria Bunuh Pacar Gelapnya dengan Cara Disetrum, Bermula dari Masalah Utang hingga Asmara

Setelah ditemukan, jasad korban langsung dilarikan ke RSUD Talang Ubi untuk menjalani visum.

Sementara itu, warga setempat mengaku tak mendengar suara apa pun saat pembunuhan terjadi.

Tetangga korban, Asmadi menyebut tak mendengar teriakan minta tolong dari rumah korban.

"Mbak Marsidi (80 tahun) sudah tua. Jadi sekarang sudah sering beraktivitas dalam rumah, sesekali berjalan menemui tetangga," jelas Asmadi.

"Sedangkan Mbak Sumini (65 tahun) masih kuat dan sering ngadap karet, bahkan motong kayu menggunakan kapak."

Selama ini, pasutri lanjut usia tersebut tinggal bersama cucunya berinisial SM.

Namun, pada malam kejadian SM mengaku tak ada di rumah.

"Sebelum berangkat saya sempat pulang ke rumah untuk ganti pakaian sekitar pukul 21.00 WIB. Keadaan rumah sudah sepi dan lampu sudah dimatikan," ucap SM.

"Saya gedor dari pintu depan dan jendela Mbah juga tidak ada sautan. Jadi langsung pergi lagi."

"Saat pulang sekitar pukul 07.30 Wib. Rumah sudah ramai dan melihat mayat kakek dan nenek sudah banyak darah."

Baca juga: Risih Ditagih Utang Rp 4 Juta, Pria di Banyumas Bunuh dan Setrum Kekasih Gelapnya, Ini Kronologinya

Baca juga: Bunuh Begal demi Lindungi Diri, Pria di Medan Justru Jadi Tersangka, Begini Pengakuannya

Kondisi Korban

Kanit Reskrim kejadian diperkirakan berlangsung pukul 02.00 WIB hingga 05.00 WIB.

"Korban mengalami luka diduga akibat senjata tajam berupa kapak yang mengenai tubuh korban Marsidi di bagian wajah dan dada," kata Arzuan.

"Sementara korban Sumini ada luka dibagian belakang telinga. Dimana kapak diduga yang digunakan pelaku ditemukan tidak jauh dari TKP."

Di lokasi kejadian, polisi menemukan sejumlah barang yang sudah siap angkut tapi ditinggalkan di sana.

Barang tersebut adalah televisi dan tabung gas. (TribunWow.com)

Baca artikel lain terkait

Artikel ini telah diolah dari Sripoku.com dengan judul Suasana di Talang Tumbur Sebelum Pasutri di PALI Ditemukan Tewas, Semua Tenang Tak Ada Suara, dan Motif Pembunuhan Pasutri di PALI yang Ditemukan Tewas di Rumah, Ada Barang yang Sudah Siap Diangkut