Dirinya kemudian mempertanyakan, siapa sebenarnya yang banyak berbicara di media.
Disinggung juga oleh Razman pihak yang kerap mengeluh di sosial media hingga menyebut-nyebut nama presiden dan Kapolri.
Kata Razman, seharusnya dirinya lah sebagai kuasa hukum yang berhak melarang kliennya untuk biacara masalah kasus ini.
"Kok saya yang dilarang bicara-bicara," kata dia.
Pasalnya, dirinya sebagai kuasa hukum sudah diserahkan hak untuk dalam menangani kasus ini.
Dicontohkan, dalam penangguhan penahanan Richard Lee yang menggunakan atas nama dirinya.
Sehingga dia juga punya kewajiban untuk menjelaskan kepada masyarakat luas.
"Dengan surat saya ditangguhkan kemudian wartawan tahu, tapi saya enggak boleh ngomong?" lanjut Razman.
Dalam kesempatan itu dia juga menjelaskan terkait postingan istri Richard Lee, Rina Effendi yang menangis-nangis meminta Richard Lee dibebaskan.
Razman sudah memberi peringatan agar postingan itu ditahan atau dihapus karena bahasanya dinilai tidak sopan.
Namun ketika diberi peringatan, dia malah mendapat perkataan yang tidak menyenangkan.
"Dia jawab lagi. 'Saya kan bayar abang'," kata Razman.
Hingga akhirnya Razman memilih memberi kliennya somasi.
Ada dua pilihan yang diberikan Razman, antara mencabut surat yang dikirimkannya itu atau memenuhi kewajibannya terhadap Razman.
Dia juga mengabarkan bahwa dirinya belum secara resmi mendapat surat pencabutan kuasa hukum.