TRIBUNWOW.COM - Kekalahan telak 0-4 yang diterima Timnas Indonesia dari Thailand dalam laga leg pertama Piala AFF 2020 di National Stadium, Singapura, Rabu (30/12/2021) menyisakan sorotan tajam.
Media asing milik Vietnam, bongda24h.vn adalah satu di antara yang memberi sorotan atas kekalahan telak yang diperoleh Timnas Indonesia itu.
Media tersebut menuliskan 'Thailand terlalu superior atau Timnas Indonesia yang terlalu muda' pada judul artikel mereka.
Baca juga: Bukan Mengejek Timnas Indonesia, Polking Menangis Ungkap Alasan Pergantian Kiper Thailand
Baca juga: 1 Blunder Shin Tae-yong atas Kekalahan Telak Timnas Indonesia dari Thailand di Final Piala AFF 2020
Thailand dinilai mampu mendominasi permainan dan menang begitu mudah.
Bahkan kemenangan tersebut dinilai adalah yang paling mudah diraih Thailand sejak terkahir menundukkan Myanmar di fase grup A Piala AFF 2020.
"Dengan serangan terkoordinasi seperti 'menampar' lawan, Thailand benar-benar mengalami pertandingan yang bisa dikatakan paling mudah sejak menang 4-0 atas Myanmar di babak penyisihan," tulis media itu pada Rabu (29/12/2021).
Media tersebut mengatakan bahwa Thailand tampak superior atas Timnas Indonesia yang notabene diisi oleh para pemain muda.
Keunggulan cepat Timnas Thailand melalui gol Chanathip pada menit ke-2 disebut-sebut menjadi awal pesta gol Gajah Perang atas Witan Sulaeman dkk.
Selain itu, gol cepat dari Chanathip dinilai sebagai perusak mental dan taktik permain Timnas Indonesia.
Hal itu membuktikan bahwa Thailand unggul dari segala aspek, seperti fisik, kecepatan koordinasi hingga efisiensi atas Timnas Indonesia.
Pelatih Thailand, Alexandre Polking mengaku, ia sendiri tidak menyangka bahwa anak asuhnya bisa menang telak atas Timnas Indonesia.
Media asal Vietnam tersebut menilai, bahwa Chanathip adalah satu di antara pemain yang cukup berjasa atas keberhasilan Timnas Thailand lolos ke babak final dan hampir memastikan gelar juara Piala AFF 2020.
Di satu sisi, media tersebut memberitakan bahwa Timnas Indonesia mengalami kekalahan yang cukup tragis.
Pasalnya, permainan anak asuh Shin Tae-yong mendapat banyak peluang emas yang tak mampu dikonversikan menjadi sebuah gol.
Media tersebut mengakui, bahwa Timnas Indonesia sejatinya memiliki banyak peluang.