TRIBUNWOW.COM - Dua mahasiswi Universitas Perjuangan (Unper) Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Nurul (22) dan Dhea (23) memilih berdamai dengan sopir bus yang menabraknya, Aceng (38).
Dilansir TribunWow.com, kebaikan Nurul dan Dhea pun menjadi perbincangan di media sosial.
Keduanya memilih berdamai karena iba melihat istri Aceng yang tengah hamil enam bulan.
Selain itu, Aceng juga memiliki seorang anak yang masih duduk di bangku SD.
"Saya juga perempuan ya Pak, kami mau damai karena sudah ada itikad baik dan kami melihat kasihan tersangkanya punya istri yang lagi hamil 6 bulan dan anak lainnya masih kecil," ungkap Dhea, dikutip dari Kompas.com, Jumat (24/12/2021).
"Jadi saya memilih untuk damai saja."
Baca juga: Buka-bukaan soal Luka Korban Tabrak Lari di Nagreg, dr Hastry: Masih Bernapas Waktu Dibuang
Baca juga: Update Kasus Tabrak Lari, Handi Diduga Masih Hidup saat Dibuang ke Sungai, Salsabila Lebih Parah
Dhea kemudian meminta Aceng tak mengulangi perbuatannya dan lebih berhati-hati saat berkendara.
Kecelakaan itu menimpa Dhea tiga bulan lalu.
Saat itu, Bus Budiman yang dikendarai Aceng menabrak motor yang ditumpangi Dhea dan Nurul di Jalan RE Martadinata, Kota Tasikmalaya.
Dhea dan Nurul saat itu melaju di jalur yang benar.
Namun, Bus Budiman yang saat itu menyalip kendaraan di depannya justru menabrak keduanya dari arah berlawanan.
Akibat kejadian itu Dhe dan Nurul mengalami luka parah dan patah tulang.
Aceng akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dan sempat mendekam di penjara.
Ia akhirnya dibebaskan dengan mengganti rugi uang pengobatan seniai Rp 2,5 juta kepada korban.
Kini bebas, Aceng kemudian mengucapkan terima kasihnya kepada Dhea dan Nurul.
Baca juga: Viral Detik-detik Pria Berkendara Zig-zag hingga Tabrak Pengandara Lain, Kini Kondisinya Kritis
Baca juga: Tabrak 2 Orang lalu Buang Jasad ke Sungai, Pengendara Mobil Larang Warga Ikut ke RS, Ini Faktanya