Terkini Daerah

Detik-detik Pria Jember Bunuh Warga Pakai Palu karena Ditegur Knalpot Berisik, Pelaku Sempat Buron

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi - Nasib tragis menimpa seorang pria asal Desa Wonosari, Kecamatan Tempurejo, Jember, Jawa Timur, berinisial WG (40). WG tewas dibunuh seorang pemuda berinisial RS (19), pada Minggu (12/12/2021) lalu.

TRIBUNWOW.COM - Nasib tragis menimpa seorang pria asal Desa Wonosari, Kecamatan Tempurejo, Jember, Jawa Timur, berinisial WG (40).

Dilansir TribunWow.com, WG tewas dibunuh seorang pemuda berinisial RS (19), pada Minggu (12/12/2021) lalu.

Penyebabnya sepele, RS tak terima saat korban menegurnya karena menggunakan knalpot brong pada tengah malam sekira pukul 24.00 WIB.

Kasatreskrim Polres Jember, AKP Komang Yogi Arya Wiguna mengatakan korban saat itu menegur pelaku sembari membawa palu dan martil.

Saat kejadian, korban berniat menakuti pelaku.

"WG sempat membawa alat palu atau martil untuk menakut-nakuti RS yang kala itu sedang membuat kericuhan dari suara knalpot brong sepedanya," ungkap Komang, dikutip dari Kompas.com, Kamis (23/12/2021).

Baca juga: Terancam Hukuman Mati, Ini Motif Pria Bunuh Mantan Istri lalu Simpan Jasadnya 18 Hari di Rumah

Baca juga: Bunuh Mantan Istri, Pria Ini Simpan Jasad Korban 24 Hari di Rumahnya, Sempat Kubur di Kamar Mandi

Namun, rencana tak seusai perkiraan korban.

Pelaku justru menantang dan sempat berkelahi dengan korban yang jauh lebih tua darinya.

Keduanya juga sempat cekcok.

Akhirnya, pelaku merebut palu yang dibawa korban dan langsung memukul kepala pria 40 tahun itu.

"Tanpa berpikir panjang RS memukulkan palu ke kepala WG sebanyak tiga sampai empat kali hingga WG tidak sadar diri dan meninggal dunia akibat pukulan keras," katanya.

Dikutip dari SURYA.co.id, pelaku memukul kepala korban sebanyak empat kali.

Warga sekitar sempat hendak menolong korban.

Baca juga: Motif Ibu Muda Bunuh Anak Tirinya yang Baru Berusia 2 Tahun, sang Ayah Sempat Tidur di Samping Jasad

Baca juga: Ingin Bebas Rudapaksa Keponakan, Pria di Pontianak Spontan Bunuh Keluarganya Sendiri

Nahas, korban dinyatakan meninggal dunia saat mendapat perawatan di sebuah klinik kesehatan sekitar.

Sementara itu, pelaku langsung melarikan diri dan sempat menjadi buronan polisi.

Halaman
12