TRIBUNWOW.COM - Hingga kini penabrak dan pembawa Handi Harisaputra (18) Salsabila (14) yang jadi korban kecelakaan di Jalan Bandung-Garut, Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, masih misterius.
Padahal, sosoknya terekam oleh video amatir dan banyak saksi mata yang menyaksikan kejadian.
SI (25) saksi mata di lokasi, kronologi ketika penabrak melarikan korban dengan dalih mengevakuasi ke rumah sakit.
Baca juga: Ciri-ciri Penabrak Sejoli di Nagreg, Sempat Larang Warga Ikut ke RS, Jasad Korban Dibuang ke Sungai
Baca juga: Tampang 3 Pria Kekar Penabrak Sejoli di Nagreg, Korban Dimasukkan Bagasi lalu Dibuang ke Sungai
Awalnya, ia yang sedang mengisi bensin di SPBU tepat di samping TKP mendengar suara kecelakaan yang terdengar begitu keras di telinganya.
"Saya dekati kemudian mengambil motor korban lalu dibawa ke pinggir jalan, yang di dalam mobil keluar mereka kebingungan tidak tahu korban berada di kolong mobilnya," ujarnya saat dihubungi, Senin (20/12/2021), dikutip dari Tribun Jabar.
Sejak kasus ini terungkap dan jasad korban ditemukan, pihak kepolisian belum mengungkap pelaku.
Padahal, saat itu, banyak warga yang mengevakuasi korban yang berada di tengah jalan untuk dibaringkan dipinggir jalan agar tidak mengganggu jalannya lalu lintas.
Ia memastikan bahwa korban laki-laki yang tidak dikenalinya masih bisa bergerak yang menandakan bahwa korban belum kehilangan nyawa.
Sedangkan, korban perempuan tidak begitu diperhatikannya.
"Saya tidak tega melihat korban yang perempuan, sementara yang laki-laki terlihat bergerak," ucapnya.
Baca juga: Tak Hanya Sendiri, Begini Detik-detik Terduga Bawa 2 Korban Kecelakaan Nagreg: Warga Dilarang Ikut
Dirinya, pun mengungkap ciri-ciri penabrak yang menggunakan mobil Phanter berwarna hitam dengan pelat nomor Jakarta yang kini banyak tersebar.
Pelaku diduga merupakan orang di dalam mobil itu yang berjumlah tiga orang dengan gaya rapi.
Dari tiga orang, satu orang disebut memberi perintah kepada dua pelaku lain.
"Kalau bicaranya mah pake (bahasa) Indonesia, bukan Sunda. Perawakannya seperti orang dinas rapi," ucapnya.
Tampang pelaku tanpa mengenakan masker pun beredar luas.