Pembunuhan di Subang

Kembali Panggil Saksi, Polisi Dalami soal Sekolah dan Yayasan Keluarga Korban Kasus Subang

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kosasih salah satu saksi kasus perampasan nyawa ibu dan anak di Subang yang diperiksa di Satreskrim Polres Subang, Selasa (30/11/2021)

TRIBUNWOW.COM - Polda Jawa Barat melakukan pemeriskaan sejumlah saksi terkait pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat secara maraton. 

Ada empat saksi yang hari ini dipanggil pihak kepolisian, termasuk Kosasih yang merupakan pegawai di sekolah yang dinaungi yayasan milik keluarga korban. 

"Paling 15 pertanyaan kalau enggak salah tuh yah," katanya saat di Mapolres Subang, Selasa (30/11/2021), dikutip dari Tribun Jabar.

Baca juga: Sederet Pertanyaan Penyidik saat Mimin Diperiksa soal Kasus Subang, Yosef dan Anak Turut Disinggung

Baca juga: Usai Panggil Istri Muda Yosef dan Anaknya, Polisi Kembali Panggil 4 Saksi Kasus Subang, Siapa?

Kosasih merupakan saksi yang sebelumnya juga pernah dipanggil dalam kasus Subang. 

Ia tak menceritakan banyak terkait detail pemeriksaan yang dilakukan pada hari ini. 

Kata dia, polisi hanya menanyakan seputar aktivitas di sekolah. 

"Saya cuma ditanya terkait aktivitas di sekolah. Enggak ada pertanyaan lain," katanya.

Seperti diketahui, Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) yang merupakan korban kasus Subang merupakan pimpinan dari yayasan tersebut. 

TKP kasus Subang juga merupakan kantor komite yayasan yang sekaligus merupakan rumah kedua korban. 

Kini yayasan pun nampak terbengkalai dan tak terurus. 

Baca juga: Polda Jabar Bantah Pelaku Kasus Subang Paham Ilmu Forensik: Mungkin Mempelajari Rencana

Saksi lain yang diketahui menghadiri panggilan penyidik adalah Opik, ia merupakan orang yang mengaku melihat Danu masuk ke TKP kasus Subang. 

Halaman
1234