Terkini Daerah

Sosok Ridho Suhendra, Seorang Ojol Korban Mutilasi di Kabupaten Bekasi: Enggak Ada Musuh

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sejumlah kerabat maupun keluarga dekat Ridho (28) korban mutilasi Bekasi terus berdatangan ke rumah duka di Kampung Buwek, Tambun Selatan, Kota Bekasi, Minggu (28/11) siang. Sosok Ridho Suhendra, Seorang Ojol Korban Mutilasi di Kabupaten Bekasi: Enggak Ada Musuh

TRIBUNWOW.COM - Sebuah kejadian nahas sekaligus sadis menimpa seorang pengendera ojek online (ojol) di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Seorang ojo yang diketahui bernama Ridho Suhendra (28) tewas mengenaskan setelah menjadi korban mutilasi.

Kini pihak kepolisan sudah menangkap tiga terduga pelaku dan masih melakukan pemeriksaan terhadap ketiganya, sebelum ditetapkan sebagai tersangka. 

Baca juga: Geger Kurir Ojol Jadi Korban Mutilasi di Kabupaten Bekasi, Polisi Tangkap 3 Terduga Pelaku

Baca juga: Tangkap 3 Terduga Pelaku Kasus Mutilasi Kurir Ojol di Bekasi, Polisi Sudah Kantongi Motifnya

Sementara itu, menurut pengakuan rekan Ridho Suhendra, Hasto (35) mengungkapkan sosok korban.

Hasto mengaku mengenal Ridho sebagai pribadi yang supel dan humoris sehingga mayoritas pengendara ojol di Tambun Selatan, mengenal sosoknya.

"Kita sering ngumpul bareng kalau mau nunggu orderan makanan, nyaris tiap hari ketemu," ujarnya.

"Humoris banget almarhum, enak diajak ngobrol makanya teman-teman ojol yang lain datang ke sini untuk ngucapin belasungkawa," imbuh Hasto.

Ia juga tak menyangka bahwa Ridho menjadi korban mutilasi lantaran selama mengenalnya, tak sekali pun Ridho menceritakan mengenai permasalahannya.

"Enggak tahu ya kalau ada masalah apa, sepertinya baik-baik saja. Terakhir kali ketemu dua hari yang lalu, ya sama saja, enggak ada hal apa-apa," ucapnya.

Senada dengan Hasto, paman korban bernama Zarul Ulia (53), mengaku tak melihat keanehan atau masalah saat berkomunikasi dengan Ridho.

"Saya enggak tahu ya kalau di luarnya. Tapi anaknya baik. Enggak ada musuh, dikenal sama orang-orang di sini juga baik," tutur Zarul.

Baca juga: Soal Kasus Dugaan Mutilasi di Bekasi, Polisi Soroti Bentuk Potongan Tubuh Korban

Meski belum mengetahui secara pasti kapan jasad Ridho bisa dibawa pulang, namun Zarul menjelaskan bahwa pihak keluarga berencana memakamkan Ridho di TPU Mangunjaya, Tambun Selatan.

"Kami belum dapat informasi kapan jenazahnya boleh dibawa pulang dari RS Polri, jadi kami juga belum tahu hari apa mau dimakamkan. Rencananya mungkin dikebumikan di TPU Mangunjaya," ucapnya.

Menurut Zarul, pertemuan terakhir kali pihak keluarga bersama Ridho terjadi pada dua pekan lalu.

Kala itu, Zarul mendengar cerita dari ibu kandung Ridho bahwa ia pamit untuk ngekos dikarenakan mengaku telah mendapatkan kerjaan.

Halaman
12