"Jadi di saat itu ada tentara tiga orang, suaminya Anggiat dan brigjen ini abangnya."
"Kebetulan, begitu mereka turun pesawat, suaminya ini lebih muda, dia langsung keluar buru-buru ngambil mobil. Jadi Anggiat dengan abang sepupunya itulah yang menunggu bagasi," ujar Clanse.
Arteria Mau Berdamai
Hingga kini belum ada informasi bahwa Arteria akan mencabut laporannya.
Terakhir, ia menyampaikan mau berdamai asal Anggiat mencabut laporan dan meminta maaf kepada ibunya.
"Saya katakan pintu maaf selalu terbuka, tapi jangan sampai seperti yang saya katakan tadi 'Kamu maafkan saya kalau enggak ibu mu saya perkarakan'. Itu kan dia harus cabut dulu laporannya, minta maaf, dan mengaku salah," kata Arteria Dahlan di kantornya, Jakarta, Rabu (24/11/2021), dikutip dari Tribunnews.com.
Menurut dia negosiasi untuk berdamai harus dilakukan setelah Anggiat mencabut laporan terhadap ibunya yang sudah lebih dari 80 tahun itu.
Ia juga menyinggung pihak-pihak yang memintanya berdamai, namun laporan terhadap ibunya masih di polisi.
"Itu kan dia harus cabut dulu laporannya, minta maaf, dan mengaku salah. Jangan LP masih on disuruh damai, jadinya enggak pas. Dan dia juga tidak merasa bersalah kan sampai saat ini," katanya.
Ia juga mendapat berbagai anjuran untuk damai dengan anggiat.
Termasuk tokoh militer Sutiyoso, Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi, dan Sekretaris Fraksi PDIP di DPR RI Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul yang kini juga menjabat sebagai ketua Komisi III DPR RI. (Tribunwow.com/Afzal Nur Iman)
Artikel ini diolah dari Warta Kota yang berjudul Anggiat Pasaribu Cabut Laporan di Polresta Bandara Soetta Soal Percekcokan dengan Ibunda Arteria dan Kompas.com yang berjudul Cekcok dengan Ibunda Arteria Dahlan, Anggiat Pasaribu: Mohon Maaf atas Kekhilafan Saya serta Tribunnews.com yang berjudul Arteria Dahlan Siap Berdamai Jika Wanita Mengaku Anak Jenderal Minta Maaf dan Cabut Laporan