Terkini Daerah

Tak Hanya 2 Orang, Dukun Pengganda Uang Sudah Racuni 4 Kliennya Pakai Sianida, Ini Kata Polisi

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Polisi saat memperlihatkan barang bukti yang digunakan oleh dukun pengganda uang untuk menghabisi dua warga di Magelang, di Polres Kabupaten Magelang, Jumat (19/11/2021).

Uang tersebut digunakan IS untuk membayar utang bank.

"Korban menuruti permintaan tersangka, yakni menyediakan uang Rp 10 juta. Korban berharap uangnya bisa berlipat ganda, dan kebun pisangnya tidak kecurian lagi," sambng Kasatreskrim Polres Magelang, AKP M Alfan.

Namun, Suroto justru ditemukan tewas di kebun pisangnya.

Saat itu keluarga tak melapor ke polisi karena mengira korban meninggal karena penyakit angin duduk.

Kasus pembunuhan ini baru terungkap setelah IS membunuh korban lain, Lasman (31) dan Wasiyanto (38) pada 10 November 2021.

Jasad keduanya ditemukan di dalam mobil di Desa Sutopati, Magelang.

Keduanya mulanya berniat menggandakan uang Rp 25 juta.

Namun, mereka justru tewas seusai diracuni menggunakan sianida.

Sebelum dibunuh, korban sempat empat kali bertemu IS.

Korban sebelumnya menggandakan uang Rp 200 ribu menjadi Rp 300 ribu.

"Dari situ korban percaya, dan langsung tergiur untuk melipatgandakan uang lebih banyak lagi, yakni Rp 25 juta hasil menggadaikan mobil milik salah satu korban."

Pamit Gandakan Uang

Sehari-hari Lasman dan Wasdiyanto bekerja sebagai pedagang sayur.

Kasus ini terungkap setelah jasad kedua korban ditemukan di dalam mobil yang terparkir di Jalan Sukoyoso, Sukomakmur, Kajoran, Rabu (10/11/2021).

"Iya kedua korban mati di dalam mobil tersebut," ungkap Aron.

Halaman
123