Teras rumah Tubagus Joddy itu tampak cerah dengan dominasi warna kuning yang dipadu dengan warna cokelat tua.
Adapun mengenai keluarga Tubagus Joddy, Rahmat Halim mengaku sudah kenal lama.
Pemuda tersebut beserta ayah ibunya, telah menjadi warganya sejak 10 tahun yang lalu.
Namun, setelah Joddy terkena masalah akibat kecelakaan itu, kedua orangtuanya pun menyusul ke Surabaya, Jawa Timur, untuk mendampingi sang anak.
"Joddy itu tinggal sudah lama, lebih dari 10 tahun, tinggal sama kedua orangtuanya," kata Rahmat Halim.
"Kedua orangtuanya sekarang lagi di Surabaya, makanya rumahnya sepi."
"Dua hari, atau tiga hari yang lalu, mendampingi Joddy beserta ibunya."
Menurut Rahmat Halim, orangtua Tubagus Joddy begitu terkejut mendengar berita tentang anaknya.
"Yang jelas kedua orangtuanya terutama ibunya sangat syok."
Selama tinggal di wilayah tersebut, Tubagus Joddy dikenal dekat dengan warga sekitar.
Oleh sebab itulah, Rahmat Halim dan warganya enggak berspekulasi macam-macam tentang pemuda tersebut.
Ia enggan berprasangka buruk sebelum kronologi kecelakaan Vanessa sebenarnya terungkap.
"Joddy tuh dekat dengan masyarakat," kata Rahmat Halim.
"Secara umum masyarakat atau warga bersikap pasif dululah, bersabar dulu, karena bagaimana pun ini musibah bagi kita."
Di sisi lain, Rahmat Halim menuturkan bahwa Tubagus Joddy tak bekerja sebagai sopir.