Korban justru pamit keluar membeli pulsa prabayar.
Tindakan korban itu pun membuat Rudy emosi.
Baca juga: Hari ke-81 Kasus Pembunuhan di Subang, Dokter Ahli Forensik Beri Komentar soal Pengungkapan Pelaku
Baca juga: Fakta Bos RM Padang di Karawang Dibunuh Istrinya, Pelaku Sewa Pembunuh Bayaran, Motif Sakit Hati
"Dia (Atul) kan bilang kalau bayar setengah (Rp 250 ribu) enggak bakal nipu saya, jadi saya bayar," ujarnya.
"Tau-tau kok langsung mau keluar, saya tarik dan hempas ke kasur sambil saya ancam akan saya bunuh kalau enggak mau melayani saya."
Mendengar ancaman itu, korban langsung berteriak minta tolong.
Rudy tak tinggal diam, ia membekap wajah korban menggunakan bantal.
Korban pun berontak dan menendangnya lalu berusaha lari keluar kamar.
Rudy kemudian menarik korban hingga terjatuh di lantai.
"Saya lihat ada pecahan kaca di bawah meja dan langsung Saya tusuk berkali-kali si korban," tambah Rudy.
"Kacanya saya bawa terus buang ke sungai. Waktu ada cela Saya kabur ke Kubar ke rumah saudara saya di sana."
Meski terlihat tenang, Rudy mengaku sangat menyesal telah membunuh teman kencannya itu.
Ia pun meminta maaf yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban.
"Maaf, saya khilaf," ucapnya lirih. (TribunWow.com)
Artikel ini telah diolah dari ribunKaltim.co dengan judul Merasa Ditipu, Rudy Kalap Hingga Bunuh Wanita Kencannya di Samarinda, Minta Maaf ke Keluarga Korban, dan BREAKING NEWS Pelaku Pembunuhan SA di Samarinda Ditangkap, Sempat Kabur ke Kubar