Terkini Daerah

Terungkap Kasus Pembunuhan dan Perampokan Bos Elpiji di Padang, Diotaki ART Korban, Ini Motifnya

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Polisi saat menggelar konferensi pers kasus perampokan dan pembunuhan bos elpiji di Padang, Sumatera Barat, Jumat (5/11/2021).

"Jadi pelaku yang berprofesi sebagai satpam ini berpura-pura disekap. Padahal ikut membantu masuknya tiga eksekutor ke dalam rumah," kata Imran.

Setelah masuk rumah, ketiga eksekutor menyekap penghuni kediaman korban dan membunuh YN.

Selain membunuh YN dan menganiaya G, para pelaku juga menggasak harta milik korban.

Satu unit mobil, perhiasan, serta kartu ATM yang nilainya Rp 500 juta dibawa kabur pelaku.

Tak hanya itu, CCTV rumah korban juga dirusak.

Baca juga: Kronologi Bocah SD Diculik Lalu Ditukar 4 Tabung Gas Elpiji, Pelaku Iming-imingi Uang Rp 5 Ribu

Baca juga: Fakta Perampokan Juragan Elpiji yang Tewaskan 1 Wanita, Pelaku Gasak Emas hingga Mobil Korban

Pelaku Masih Buron

Menurut Imran, pelaku berjumlah enam orang.

Saat ini, tiga eksekutor perampokan dan pembunuhan masih belum ditangkap.

"Tiga dari pelaku perampokan dan pembunuhan sudah kita tangkap. Tiga lagi masih buron," katanya.

"Kami tidak langsung mengekspose keterlibatan asisten rumah tangga dan satpam dalam kasus ini, lantaran pada saat itu masih melakukan penyelidikan."

Kondisi YN

Penghuni lain di rumah itu, AA (83) tergeletak di kamar mandi.

Sementara itu, G ditemukan di kamar mandi di ruangan lainnya.

Selanjutnya, RF dan penghuni rumah lain menuju kamar YN yang saat itu dalam kondisi terkunci.

Mereka bahkan harus mendobrak pintu untuk memastikan kondisi YN.

Halaman
123