Pasalnya, istrinya saat ini sedang mengidap penyakit stroke.
Caslam menyebut, karena terkendala biaya, ia hanya sesekali membawa sang istri berobat ala kadarnya.
"Iya istri sedang sakit stroke. Sudah 5 tahun berjalan ini. Belum pernah dioperasi, karena terkendala biaya," jelas dia.
Kendati Caslam meyakini ia dituduh sebagai pencuri, dirinya sampai saat ini belum melaporkan ke pihak yang berwajib.
Meski, keluarganya juga mengaku tidak terima dengan apa yang telah dialami Caslam.
"Sampai saat ini saya belum melapor ke polisi, soal tindakan warga memukul saya. Tapi keluarga saya tidak terima dengan mereka," katanya.
Baca juga: Viral di Medsos Video Kakek Dianiaya 3 Pria hingga Terjatuh dari Bangku, Ini Dugaan Penyebabnya
Reaksi Kades Cicadas
Menyikapi tuduhan pencurian dan penganiayaan, membuat keluarga Caslam mengaku tak terima.
Kepala Desa Cicadas, Umarzen selaku perwakilan pihak keluarga mengatakan, meski Caslam terbukti mencuri.
Ia menyebut, perbuatan main hakim sendiri dengan memukul tidak dibenarkan.
"Yang jelas, saya mewakili keluarga Pak Caslam tidak terima, karena negara ini negara hukum. Kalau memang ada permalasahan, bisa diproses dengan hukum, jangan main hakim sendiri," ujar Umarzen saat ditemui di rumah kakek Caslam, Kamis (28/10/2021).
Umarzen menyampaikan, pengakuan dari Caslam sendiri bahwa ia tidak mencuri.
Melainkan, menemukan sebuah tas yang berada di pinggir sungai.
"Tapi sama warga di sana dituduh mencuri, sampai dibawa ke desa, dipukulin, ya jelas keluarga tidak terima," ucapnya.
Untuk kelanjutan ke depannya, Umarzen menyatakan akan berdiskusi terlebih dahulu dengan pihak keluarga.