Lokasi warung tersebut tidak jauh dari rumah Tuti yang jadi Tempat Kejadian Perkara (TKP) pembunuhan di Subang.
"Menurut kesaksian Danu, disaksikan Pak Kades dan tim, jam 3 kurang 5, dia keluar rumah," ucap Ki Anom, mengutip keterangan Danu.
"Dia keluar rumah dengan niatan ingin membeli nasi goreng karena lapar," tambahnya.
Sayangnya, Danu terpaksa harus kembali ke rumah karena tempat yang ditujunya ternyata tutup.
Saat itulah, dia menyebut melihat laki-laki dan perempuan sekitar 25 meter sebelum melewati rumah Tuti.
"Danu kemudian memutarbalikkan motor hampir 20-25 meter ke arah TKP. Dan di situ Danu mengutakan, kalau dia melihat sosok wanita dan laki-laki dan jelas melihat siapa orang tersebut," kata Ki Anom.
"Itu pas malam kejadian, pas tanggal 18," tambahnya.
Danu yang tahu dan dapat melihat jelas siapa keduanya, lantas menjelaskan ciri-ciri mereka kepada Ki Anom dan Kepala Desa Jalancagak, Indra Zainal Alim.
Disebutkan oleh Danu, kedua sosok itu berumur sekira 25 tahun.
"Dia melihat sosok perempuan dan laki-laki umur 25 tahunan," ucap Ki Anom mengutip pengakuan Danu.
Bahkan, Danu berani bersumpah di depan Ki Anom dan Kades Jalancagak saat membeberkan pengakuannya itu.
"Danu bersumpah kepada kami, demi Allah, kalau dia melihatnya. Tidak ada tekanan sama sekali dari kami dan Pak Kades," ucap Ki Anom.
Tanpa menaruh rasa curiga, Danu saat itu langsung kembali ke rumah dan mencoba tidak memikirkan apa yang dilihatnya.
"Danu kemudian pulang ke rumah, dengan tidak memikirkan itu siapa dan tujuannya apa. Karena mungkin saking polosnya," ucap Ki Anom menjelaskan pengakuan Danu.
Baru kemudian pada pagi harinya, sekitar pukul 07.00 WIB, Yosef mendatangi rumah Danu untuk mengabarkan Tuti dan Amalia diculik.
Kendati demikian, Ki Anom mengatakan menyerahkan semua kepada masyarakat, untuk menilai pengakuan Danu tersebut.
"Wallahu alam. Apakah itu bentuk kejujuran atau kebohongan," ucap Ki Anom.
Di sisi lain, istri Yoris, Yanti Jubaedah, sempat mengaku didatangi satu di antara dua korban pembunuhan di Subang, yakni Amalia, melalui mimpi.
Dalam mimpinya, menantu Tuti itu membicarakan sosok pelaku yang telah membunuh adik iparnya itu.
Melalui wawancara yang diunggah kanal YouTube Misteri Mbak Suci, Jumat (15/10/2021), Yanti membeberkan isi mimpinya.
Yanti mengaku berbincang dengan Amalia mengenai beberapa hal dalam mimpinya, termasuk tentang pacar hingga siapa pelaku yang mengambil nyawanya dan sang ibu.
Yanti menyebutkan mendapat firasat dari mimpi itu tentang sosok pelaku pembunuhan Tuti dan Amalia di Subang.
Dalam mimpi Yanti, adik iparnya, Amalia, saat itu memainkan ponselnya sambil mengobrol dengannya.
Istri Yoris itu menanyakan apakah gadis berusia 23 tahun itu, sudah memberikan kabar kepada pacarnya yang diketahui bernama Dicky.
Namun, Amalia justru menjawab bahwa dia tidak mau memberi kabar kepada Dicky karena enggan membuatnya khawatir.
“Belum teh, enggak mau ah ribet, katanya kang Dicky suka nelponin terus, kang Dicky kan khawatiran,” Ucap Yanti menirukan perkataan Amalia dalam mimpinya.
Ketika melanjutkan ceritanya, Yanti membeberkan Amalia tiba-tiba menghampiri dan duduk di sampingnya seusai berbicara.
Tanpa disangka, saat itu Yanti mengaku menanyakan kepada adik iparnya itu, siapa pelaku yang begitu keji membunuhnya.
Kata Yanti, Amalia menyebutkan sosok pelaku pembunuhnya itu sekira usia 24 sampai 25 tahun.
Sayangnya, Yanti justru terbangun dari tidurnya setelah itu.
Sontak saja mimpi tersebut, kata Yanti, seolah memberikan isyarat kepadanya.
Terlebih lagi, Yanti mengaku mendapatkan mimpi tersebut dua hari berturut-turut.
Pada hari sebelumnya, tepatnya Selasa, dia memimpikan Amalia yang keluar dari mobil Alphard.
Kemudian, dia mengaku pada malam Rabunya, Yanti memimpikan Amalia yang memberitahukan sosok pelaku pembunuhan di Subang.
Yanti juga menceritakan isyarat mimpinya terkait Amalia yang keluar dari mobil.
Dirinya berpikir itu karena adik iparnya tersebut meninggal di dalam mobil Alphard.
Seperti diketahui jasad Amalia dan ibunya, Tuti Suhartini, ditemukan tertumpuk di bagasi mobil Alphard yang terparkir di rumahnya di Desa Ciseuti, Kecamatan Jalancagak, Subang, Jawa Barat.
Selain itu, menurut keterangan polisi menyebutkan jasad Amalia masih dalam keadaan lemas ketika ditemukan pada 18 Agustus lalu. (TribunWow.com/Alma Dyani P)
Berita terkait Pembunuhan di Subang lain
Artikel ini telah diolah dari TribunnewsBogor.com dengan judul Fakta Baru Terkuak, Warga Lihat Terduga Pembunuh Tuti dan Amel Dimarahi Sopir Angkot: Parkirnya Lama dan TribunJateng.com dengan judul 2 Sosok yang Dilihat Danu, Dini Hari saat Pembunuhan Tuti dan Amalia: Sangat Jelas