Terkini Daerah

Tragedi Pengantin Baru di Cikarang, Motif Cemburu Bikin Keluarga Curiga Istri Tewas oleh Suami

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Rekarinta Vintoko
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Rumah kontrakan mama muda di Jalan H Buho, Kampung Rawa Bangkong Kaum RT 01 RW 02, Sertajaya, Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat yang ditemukan meninggal dunia diduga dihabisi suaminya.

TRIBUNWOW.COM - Neni Muniroh (29), wanita yang diketahui pengantin baru ditemukan tewas di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menjadi tragedi yang masih belum diungkap polisi. 

Namun pihak keluarga menduga bahwa sang suami adalah dalang pembunuhan tersebut. 

Hal itu diutarakan oleh Romli (16) yang menyebut bahwa dia menduga suami korban, IH merupakan pelakunya. 

Baca juga: Satpam Wanita Ditemukan Tewas Bersama Pria di Kamar Kos Tasik, Polisi Butuh 3 Hari untuk Ungkap

Baca juga: Turuti Candaan Teman Kos, Pengantin Baru di Bangka Bunuh Istrinya Sendiri

Pasalnya, hingga kini keberadaan IH tidak diketahui pihak keluarga. 

"Enggak ada kelihatan sampai sekarang, enggak ada yang tahu dia kemana," ungkap Romli saat dikonfirmasi, Minggu (25/10/2021), dikutip dari Tribun Jakarta.

Pun Romli menduga bahwa rasa cemburu menjadi motif IH dalam melakukan aksinya. 

Itu diketahuinya karena korban pernah bercerita kepadanya jika didekati pria lain sebelum menikah.

"Mungkin karena cemburu itu yah, soalnya kakak saya sempat bercerita kepada saya bahwa ia didekati oleh pria lain sebelum menikah, tapi kakak saya tidak merespon si orang itu," ucapnya.

Keyakinan Romli diperkuat dengan pernyataan temannya yang mengatakan hal serupa. 

"Saya dengar juga bahwa tadi temennya dia, mengatakan itu, bahwa ada unsur kecemburuan itu," ujar Romli.

Baca juga: Sebelum Tewas, Satpam Wanita Kerap Cekcok dengan Teman Pria di Kamar Kos, Kadus Beri Pengakuan

Korban diketahui tewas secara mengenaskan dan ditemukan pertama kali oleh Romli. 

Jasad Neni Muniroh (29) ditemukan bersimbah dengan dengan banyak luka tusukan di rumah kontrakannya di Jalan H Buho, Kampung Rawa Bangkong Kaum RT 01 RW 02, Sertajaya, Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu  (23/10/2021) pagi.

Polisi hingga kini belum mengambil kesimpulan terkait dugaan pelaku beserta motif pembunuhan, sebab proses penyelidikan masih berjalan dan terus menggali bukti-bukti.

"Saat ini tim gabungan Sat Reskrim Polres Metro Bekasi dan Polsek Cikarang Timur masih mencari motif kejadian dan pelaku," kata Rahmat kepada wartawan, Minggu (24/10/2021).

Kronologi Penemuan Jenazah

Romli mengaku menemukan kakaknya tewas dengan kamar penuh darah pada Sabtu pagi (23/10/2021), sekitar pukul 08.30 WIB.

Awalnya Romli memang sengaja datang ke kontrakan kakaknya karena memiliki keperluan.

Ketika menginjakkan kaki di depan pintu kontrakan, Romli sudah melihat bercak darah di lantai.

Dia kemudian masuk ke dalam dan menemukan kakaknya yang sudah berlumuran darah di kasur.

Romli lalu mendekat, dia mengecek di sekeliling kasur sudah berlumuran darah sambil berusaha membangunkan sang kakak.

"Saya bangunin terus saya lihat banyak darah dan saya lihat juga di kasurnya udah banyak darah," ucap Romli.

Romli yang panik bergegas memanggil ibunya untuk melihat kondisi sang kakak.

Romli diperintah ibunya untuk membaringkan posisi sang kakak, tapi apa daya, darah yang berlumuran di sekujur badan Neni membuatnya tak kuasa menahan lemas.

"Kata ibu saya suruh bangunin (rebahkan) jangan tengkurap posisinya, pada saat saya mau bangunin saya udah lemes duluan banyak darah," jelasnya.

Tak lama setelah itu, kakak tertua datang ke lokasi dan langsung berinisiatif mengecek kondisi Neni. Di sana, didapati luka terbuka akibat senjata tajam di sejumlah bagian tubuh korban.

"Baru abis itu panggil RT dan polisi kesini," ujar Romli.

Romli memastikan, pada saat penemuan jasad kakaknya, sang suami berinisial IH sudah tidak ada di tempat dan tidak bisa dihubungi.

Pengantin Baru

Korban diketahui merupakan pengantin baru yang baru menginjak usia enam bulan perkawinan.

Namun, Romli mengatakan bahwa kakaknya tidak dalam keadaan hamil saat tewas.

"Tidak, kakak saya tidak dalam mengandung anak, ia tewas tidak dalam keaadan hamil," kata Romli.

Setelah menikah, keduanya mengontrak tak jauh dari rumah orang tuanya.

"Mereka berdua tinggal di kontrakan, yang kebetulan berada di samping rumah saya," ungkapnya.

Romli mengaku rumah tangga kakaknya selama ini terlihat harmonis, meski kini pihak keluarga mencurigai IH sebagai pelaku pembunuhan Neni.

Bahkan, ketika Romli berkunjung ke rumah kakaknya sehari sebelum Neni ditemukan tewas, tak ada hal yang dinilainya mencurigakan.

"Ya sejauh yang saya lihat, kakak saya dan IH (Terduga pelaku) ya tidak pernah cekcok dalam berumah tangga, saya juga sering mampir ke kontrakan nya, baik baik aja lah. Hari Jumat malam saya ke sana makan rujak bareng, ya biasa saja kondisinya," paparnya.

Bahkan, pada malam kejadian, sikap kakak iparnya sama sekali tidak menunjukkan gelagat aneh. 

Romli bahkan sempat memakan rujak bersama dengan pasangan suami istri tersebut. 

"Enggak ada sama sekali (keanehan), semalam ada bareng (ngerujak), (sejauh ini) belum keliatan," terangnya.

"Malamnya saya ngerujak (dengan korban), (semalam) masih ada (suami kakaknya)," sambungnya. (TribunWow.com/Afzal Nur Iman)

Baca Artikel Terkait Lainnya

Artikel ini diolah dari Tribun Jakarta yang berjudul Tragedi Pengantin Baru di Cikarang, Diduga Sang Suami Habisi Istri Karena Terbakar Api Cemburu dan Tragedi Pengantin Baru Suami Habisi Istri, Sang Adik Bongkar Kelakuan Kakak Ipar Saat Ngerujak