Terkini Daerah
Kompolnas Curiga Preman yang Viral Pukuli Ibu Penjual Sayur Kenali Anggota Polisi
Kompolnas menduga preman pasar yang memukuli ibu penjual sayur meminta kepada polisi agar sang penjual sayur yang dijadikan tersangka.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Menjadi korban penganiayaan preman pasar, Liti Wari Iman Gea, seorang ibu penjual sayur justru kini berstatus sebagai tersangka.
Sempat viral video sang preman bernama Beny memukuli Gea di di pajak Gambir, Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Minggu (5/9/2021) pagi.
Seusai kasus itu terjadi, Beny yang memukuli Gea justru melaporkan balik korban.
Baca juga: Cerita Pedagang Cabai yang Jadi Tersangka seusai Dianiaya Preman, Sempat Ditawari Uang Damai Segini
Baca juga: Fakta Baru Kasus Pedagang Jadi Tersangka seusai Dianiaya Preman, Kapolsek Kena Imbas hingga Dicopot
Ketua Harian Kompolnas, Benny Mamoto mencurigai bahwa sang preman saling kenal dengan anggota polisi.
Awalnya ia menjelaskan jika dua orang yang saling lapor diurus di kantor polisi yang sama maka akan rawan terjadi konflik kepentingan.
"Saya melihat penanganan kasus ini potensial terjadi konflik kepentingan," kata Benny dalam acara Mata Najwa, Rabu (13/10/2021) malam.
Kemudian Benny menyoroti pengakuan Gea.
Gea sebelumnya bercerita, ketika menunjukkan bukti video penganiayaan yang dilakukan oleh sang preman, si polisi refleks menyebut nama pelaku.
Padahal saat itu Gea sama sekali tidak kenal dengan pelaku.
Benny curiga sejauh mana polisi dan Benny saling kenal.
"Itu berarti kenal, sejauh mana perkenalannya," kata Benny.
"Apakah (sang preman) kemudian merekomendasi untuk ibu dijadikan tersangka," ujar Benny.
Kemudian Benny menyoroti apakah penetapan Gea sebagai tersangka telah sesuai dengan prosedur hingga kelengkapan alat bukti.
"Kalau ini ternyata bermasalah, nanti tentunya statusnya menjadi berubah," tegas Benny.
Simak videonya mulai menit ke-4.21:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/2padahal-jadi-korban-pemukulan-preman-di-mata-najwa-rabu-13102021-malam.jpg)