TRIBUNWOW.COM - Di balik hasil imbang 0-0 yang menyelimuti laga PSIM Yogyakarta kontra Persis Solo, ada sejarah baru diciptakan oleh Laskar Mataram, Selasa, (12/10/2021) di Stadion Manahan, Solo.
Dilansir TribunWow.com dari laman Instagram @psimJogjaofficial, sejarah baru yang diciptakan oleh PSIM Yogyakarta kala melakoni laga kontra Persis Solo bukan terkait hasil imbang yang diraih, melainkan berkaitan dengan status Laskar Mataram saat berlaga.
Seperti diketahui, PSIM Yogyakarta di laga kontra Persis Solo bertindak sebagai tim tuan rumah.
Uniknya, status tuan rumah PSIM Yogyakarta didapatkan saat Laskar Mataram berlaga di Stadion Manahan yang notabene merupakan kandang dari tim rival abadinya, Persis Solo.
Mengingat di ajang Liga 2 terkhusus di grup C, semua laganya diselenggarakan di Stadion Manahan Solo.
Selayaknya tuan rumah, PSIM Yogyakarta melakukan tradisi atau ritual cium bendera di Stadion Manahan Solo.
Hal ini menjadi momen pertama terjadi dan bahkan tercatat di sebagian sejarah rivalitas Derbi Mataram antara Persis Solo dan PSIM Yogyakarta.
Baca juga: Beda Komentar Pasoepati & Brajamusti seusai Hasil Imbang PSIM Vs Persis Solo, Ada yang Banjir Pujian
Baca juga: Buntut Hasil Imbang di Derby Mataram Kontra PSIM: Pasoepati Adang Bus Persis Solo, #EkoOut Menggema
Sementara itu, dalam jalannya laga, Persis Solo yang diuntungkan karena notabene berlaga di Stadion Manahan Solo gagal menumpaskan pasukan Mataram setelah bermain imbang 0-0 hingga akhir laga.
Alhasil, berkat hasil imbang tersebut, Persis Solo masih tertahan di peringkat kedua sementara grup C dengan raihan 5 poin dari 3 laga.
Sedangkan sang rival abadi, PSIM Yogyakarta masih bercokol di posisi kelima klasemen sementara dengan raihan 2 poin dari 3 laga.
Tanggapan Berbeda Pasoepati dan Brajamusti
Menanggapi hasil imbang PSIM Yogyakarta vs Persis Solo, dua basis suporter yang dikenal memiliki rivalitas tinggi Pasoepati dan Brajamusti turut memberikan komentar berbeda di laman Instagram tim kebanggaannya masing-masing.
Pasoepati, basis suporter Persis Solo menanggapi hasil imbang Persis Solo kontra PSIM Yogyakarta dengan menyuarakan kekecewaan dan meminta sang pelatih, Eko Purdjianto untuk keluar.
Dilansir TribunWow.com dari laman Instagram @persisofficial, Pasoepati memberikan tanggapan negatif meski Persis Solo tidak menelan kekalahan kontra PSIM Yogyakarta.
Tanggapan negatif Pasoepati dirasa sangat wajar mengingat Persis Solo yang di atas kertas diunggulkan gagal meraih 3 poin.