TRIBUNWOW.COM - Presiden Borneo FC, Nabil Husein kedapatan mengunggah foto bareng dengan asisten pelatih sekaligus caretaker PSIS Semarang, Imran Nahumarury.
Sebelumnya, posisi Imran Nahumarury di PSIS Semarang memang sedang ramai dibicarakan dan dipertanyakan.
Hal itu menyusul Imran Nahumarury sendiri yang memberikan indikasi bakal keluar dari Laskar Mahesa Jenar.
Melalui unggahan akun Instagram pribadinya, Sabtu (9/10/2021), Imran mengunggah foto sedang menyetir mobil.
Baca juga: Bukan Hari Nur Yulianto, Ini Pemain Kunci PSIS Semarang di Seri Pertama Liga 1 2021: Masih 20 Tahun
Baca juga: Kisah Ajaib PSIS Semarang, Mampu Ungguli Skuad Mahal Bali United dan Persib Bandung di Seri Pertama
Di satu sisi, dirinya juga menuliskan keterangan yang berbunyi 'new journey' yang berarti perjalanan/petualangan baru.
Seperti yang diketahui, posisi Imran sebagai pelatih sementara PSIS Semarang dipastikan sudah selesai.
Pasalnya, PSIS Semarang sudah memiliki pelatih anyar yakni Ian Andrew Gillan.
Menyusul hal itu, Nabil Husein melalui unggahan story Instagram pribadinya, Minggu (10/10/2021), membagikan sebuah foto bersama Imran.
Foto tersebut nampaknya sudah diambil lama, tepatnya ketika pertemuan Borneo FC melawan PSIS Semarang di turnamen Piala Presiden.
Namun yang menjelaskan unggahan itu adalah Nabil Husein menyertakan kode loading.
Sementara itu di Borneo FC sendiri juga baru memiliki pelatih anyar, Risto Vidakovic.
Setelah sebelumnya Mario Gomez beserta dua asisten pelatihnya mengundurkan diri secara sepihak.
Baca juga: Sosok Risto Vidakovic, Pelatih Anyar Borneo FC Pengganti Mario Gomez di Liga 1 2021, Eks Cadiz CF
Baca juga: Irfan Bachdim Ucap Terima Kasih untuk Arema FC, Kode Keras Gabung Singo Edan di Liga 1 2021?
Sama dengan PSIS Semarang, Borneo FC sempat memakai caretaker di seri pertama Liga 1 2021.
Javlon Guseynov dkk ditangani oleh Ahmad Amiruddin yang sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih.
Hanya saja, di bawah pimpinan Ahmad Amiruddin, penampilan Borneo FC kurang menyakinkan dan bahkan sampai membuat Nabil Husein kecewa dan murka.