Dilansir TribunWow.com dari laman Instagram @serdadumerahputih_1945, nampak penggawa AHHA PS Pati melakukan aksi TikTok seusai menjalani latihan fitnes bersama.
Terlihat pemain-pemain andalan AHHA PS Pati seperti Rafli Nursalim, Nurhidayat dan beberapa penggawa lainnya kompak melakukan joget TikTok seusai latihan.
Meski dalam video tidak ada maksud apapun dan sekedar melakukan hiburan, namun banyak netizen yang mengaitkan video TikTok tersebut dengan jargon AHHA PS Pati, "Kasih Keras".
Para netizen menganggap jargon "Kasih Keras" AHHA PS Pati tidak sesuai dengan apa yang dilakukan oleh para pemainnya.
"KasihKeras jogetannya," tulis @haikalrehardhiva.
"Liga 1 no yg penting konten," tulis @fajar.rmdn18.
"Kasih lunak," tulis @rodrygo_41.
"Kasih Lembek Boos," tulis @yans_siamo_noi.
"Kasih beras," tulis @hendra_prayogo_.
"Kasih keras ni boss senggol dongg," tulis @rambenk27.
"Katanya keras mainya tiktok," tulis @ikballbudhi.
Selain cemoohan warganet, ujian AHHA PS Pati FC semakin berat seusai ditinggalkan sang manajer, Doni Setia Budi alias Kang Jalu dan pelatih, Ibnu Grahan.
Keduanya kompak mengundurkan diri di hari yang sama, yakni pada Jumat (8/10/2021).
Hal tersebut dibenarkan oleh COO AHHA PS Pati, Divo Sasendra.
Divo mengaku terkejut dengan keputusan yang diambil oleh Kang Jalu dan Ibnu Garahan.