Terkini Daerah

Sempat Dikira Ustaz Ternyata Paranormal Cabul, Ini Keseharian Armand yang Ditembak Mati

Penulis: anung aulia malik
Editor: Atri Wahyu Mukti
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Penembakan Ustaz Armand (43) di kediamannya Jalan Nean Saba RT 02 / RW 05 Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Ketua RW 05 Kunciran Induh Ahmad Mangku terkejut menerima kabar Ustaz Armand tertembak gara-gara menodai istri pengusaha angkutan umum.

M mengaku sakit hati karena Armand diduga melakukan aksi tak senonoh pada istri dan kakak iparnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan pelaku ditangkap di kawasan Serang, Banten, pada Kamis (23/9/2021).

Empat hari berselang, polisi menangkap dua pelaku lainnya berinisial K dan S.

"(Pelaku K dan S) kita amankan di tempat yang sama di Serang," kata Yusri, dikutip dari TribunJakarta.com, Selasa (28/9/2021).

Menurut Yusri, korban sudah menjalani profesi paranormal selama 20 tahun.

Dendam M muncul setelah istrinya mengaku sudah disetubuhi korban pada 2010 lalu.

Hal itu baru diketahui M pada 2012 atau dua tahun setelah persetubuhan terjadi.

"Sekitar 2010 lalu pada saat itu istri tersangka M berobat kepada korban masang susuk saat itu," ungkapnya.

"Tapi yang terjadi adalah korban (istri pelaku) disetubuhi."

Tindakan bejat kembali dilakukan korban terhadap kakak ipar M pada 2015.

Baca juga: Pesan Terakhir Ustaz Armand sebelum Tewas Ditembak OTK, Beri Sesuatu ke Anak: Jangan Bilang ke Ibu

Baca juga: Tewas Ditembak OTK, Ustaz di Tangerang Sempat Beri Anaknya Uang Sambil Dirangkul dan Dititipi Pesan

Hal tersebut semakin membuat M terbakar emosi.

Yusri melanjutkan, ada empat orang yang terlibat dalam kasus ini.

Keempat orang ini memiliki peran masing-masing.

"Pertama yang berhasil diamankan adalah M, ini adalah inisiator kejadian, dia aktor intelektual. Hari Kamis (23/9/2021) lalu kita amankan di Serang, banten pada saat di rumah makan," ungkapnya.

Sementara itu, S berperan sebagai joki dan K sebagai eksekutor penembakan.

Halaman
1234