TRIBUNWOW.COM – Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson mengatakan kepada Presiden Brasil, Jair Bolsonaro untuk segera melakukan vaksinasi menggunakan AstraZeneca.
Padahal, Jair Bolsonaro dikenal sebagai sosok antivaksin yang banyak dikecam karena dikatakan meremehkan virus Covid-19 serta mengabaikan perlunya pemberlakuan aturan jaga jarak.
Dilansir dari The Guardian, ajakan itu diutarakan saat keduanya melakukan pertemuan di kediaman Konsulat Jenderal Inggris di New York pada Senin (20/9/2021).
Baca juga: Belum Vaksin, Presiden Brasil Terpaksa Makan Pizza di Trotoar Pinggir Jalan Kota New York
Baca juga: Vaksinasi Capai 80 Persen, Denmark Cabut Semua Pembatasan Virus Covid-19
Selama pertemuan itu, Boris Johnson beberapa kali mengatakan kepada Bolsonaro bahwa vaksin AstraZeneca adalah vaksin hebat.
Dia juga mengatakan sempat berencana untuk melakukan perjalanan ke Brasil sebelum adanya pandemi Covid-19.
“AstraZeneca itu vaksin yang hebat. Saya punya AstraZeneca,” ungkap Boris Johnson.
Dia juga mengatakan sudah mendapatkan dua dosis vaksin Covid-19 AstraZeneca.
“Terima kasih, semuanya, dapatkan vaksin AstraZeneca,” katanya saat para wartawan digiring keluar ruangan sebelum pertemuan dimulai.
“Saya sudah dua kali (menerima vaksin)," tambahnya sambil menoleh ke Bolsonaro.
Boris Johnson dan Bolsonaro berada di Amerika Serikat (AS) untuk menghadiri Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-76 yang digelar pekan ini.
Bereaksi terhadap ungkapan Johnson yang mendesak semua orang untuk divaksinasi, pemimpin Brasil itu menjawab bahwa dia belum menerima vaksin.
“Belum,” kata Bolsonaro melalui penerjemah sambil tertawa dan mengibaskan jarinya.
Bolsonaro diketahui mengklaim memiliki antibodi sangat tinggi sehingga tidak perlu melakukan vaksinasi.
Dia sempat dinyatakan positif mengidap virus Covid-19 pada Juli 2020.
Meskipun Bolsonaro tampak meremehkan upaya vaksinasi, Brasil kini menjadi negara pemberi vaksin tertinggi keempat di dunia, setelah China, India, dan AS.
Baca juga: Tak Mau Ikuti Aturan Pembatasan Covid-19 Baru di Turki, Ribuan Orang Lakukan Demonstrasi
Baca juga: Diminta Pakai Masker, Pelanggan Justru Tembak Mati Seorang Kasir, Ini Kronologinya