Terkini Nasional

Ma'ruf Amin Salah Ucap Yudo Margono Panglima TNI, Sinyal Kuat sang KSAL Gantikan Hadi Tjahjanto?

Editor: Mohamad Yoenus
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Yudo Margono dalam tayangan KompasTV, Sabtu (24/4/2021). Terbaru, Yudho Margono digadang-gadang akan menjadi Panglima TNI.

TRIBUNWOW.COM - Sosok Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana Yudo Margono mencuat dan disebut sebagai kandidat kuat calon Panglima TNI, pengganti Marsekal Hadi Tjahjanto.

Nama Yudo Margono ramai disorot setelah Wakil Presiden Ma'ruf Amin salah ucap memanggilnya panglima TNI.

Hal itu terjadi saat mereka menghadiri vaksinasi di Pondok Pesantren An Nawawi Tanara, Serang, Banten.

"Hari ini saya hadir di Pondok Pesantren An Nawawi Tanara, Serang, Banten untuk mengikuti vaksinasi yang diselenggarakan oleh TNI Angkatan Laut bersama dengan pemerintah daerah."

"Dan ada Bapak Panglima hadir di sini. Eh, Bapak KSAL," ujar Ma'ruf seperti dalam rekaman video yang beredar.

Baca juga: Sosok Letjen Eko Margiyono, Nama Baru dalam Bursa Calon Panglima TNI, Lihat Rekam Jejaknya

Disebut Doa hingga Klarifikasi Jubir Wapres

Juru bicara Wapres, Masduki Baidlowi, yang hadir dalam acara itu menimpali pernyataan Ma'ruf Amin.

"Doa itu, Pak," kata Masduki.

Belakangan, Masduki mengklarifikasi bahwa pernyataan Ma'ruf hanya salah ucap biasa dan meminta tak dianggap serius.

Meski demikian, 'salah ucap' Wapres tersebut, oleh banyak pihak, bisa diartikan sebagai indikasi kuat tentang siapa yang bakal dipilih Jokowi menjadi panglima TNI.

Seperti diketahui, masa pensiun Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto tinggal menghitung bulan.

Artinya, Presiden Jokowi akan menunjuk perwira tinggi TNI lainnya untuk menjadi suksesor Hadi sebagai Panglima TNI.

Hanya saja, hingga hari ini, DPR RI belum menerima Surat Presiden (Surpres) berisikan calon Panglima TNI selanjutnya.

Kendati demikian, sejumlah nama muncul dan digadang-gadang akan menjadi Panglima TNI selanjutnya.

Ada beberapa nama yang muncul. Namun yang terkuat mengerucut pada KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa dan KSAL Laksamana TNI Yudo Margono.

Halaman
1234